Maulid Nabi di Alkhairaat, Ketua DPRD Kaltara Tekankan Pentingnya Kerukunan dalam Keberagaman

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie bersama jajaran meletakkan batu pertama pembangunan musala Pondok Pesantren Alkhairaat Putri Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara H. Achmad Djufrie, SE., MM., menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Utara.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Pondok Pesantren Alkhairaat Tanjung Selor, Minggu (13/9/2026).

Achmad Djufrie hadir bersama Wakil Ketua DPRD Kaltara H. Muhammad Nasir, SE., MM. Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Rasulullah sebagai Inspirasi Teladan Hidup Harmonis dalam Keberagaman Masyarakat Kalimantan Utara.”

Menurut Achmad Djufrie, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.

“Keteladanan Rasulullah harus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun kehidupan yang harmonis, saling menghargai dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman yang dimiliki Kalimantan Utara merupakan kekuatan yang harus terus dirawat. Perbedaan suku, agama, budaya maupun latar belakang masyarakat tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan.

Sebaliknya, kata dia, keberagaman harus menjadi modal sosial dalam memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

“Kerukunan harus terus kita jaga. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru dari keberagaman itulah kita membangun Kaltara yang aman, damai dan semakin maju,” katanya.

Achmad Djufrie juga mengapresiasi Pondok Pesantren Alkhairaat yang terus menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda, khususnya melalui pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter.

Usai peringatan Maulid Nabi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan musala Pondok Pesantren Alkhairaat Putri Tanjung Selor.

Pembangunan tersebut diharapkan semakin mendukung aktivitas pendidikan, pembinaan keagamaan serta kegiatan para santri di lingkungan pondok pesantren.

Bagi DPRD Kaltara, penguatan pendidikan agama dan karakter generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak, toleransi dan kepedulian terhadap kehidupan sosial.

Peringatan Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat persaudaraan serta kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Utara.(*hms)