BULUNGAN – Minggu pagi di Tepian Sungai Kayan terasa berbeda. Ruang publik yang biasanya menjadi tempat warga berolahraga dan menikmati suasana pagi, kali ini dipenuhi aktivitas Polantas yang hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Ditlantas Polda Kalimantan Utara menggelar Polantas Karib Expo & Car Free Day (CFD) pada Minggu (13/9/2026) mulai pukul 06.00 WITA. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polantas ke-71.
Bukan sekadar kegiatan seremonial, acara dikemas dalam suasana santai dan terbuka. Warga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polantas sekaligus mengenal lebih dekat berbagai pelayanan, inovasi, serta program keselamatan berlalu lintas.
Suasana CFD membuat interaksi antara polisi dan masyarakat terasa lebih cair. Tidak ada sekat ruang kantor ataupun suasana formal. Polantas hadir di tengah aktivitas warga, menyapa dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun kebiasaan berlalu lintas yang aman.
Kehadiran Polantas di ruang publik juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.
Pesan tentang tertib berlalu lintas tidak hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi dikemas melalui kegiatan yang memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan polisi.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Masyarakat yang datang untuk menikmati CFD turut meramaikan rangkaian kegiatan yang digelar dalam momentum HUT Polantas ke-71 tersebut.
Bagi kepolisian, kedekatan semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Polantas tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga berada di tengah masyarakat untuk mengedukasi dan membangun kesadaran bersama.
Melalui Polantas Karib Expo & CFD, Ditlantas Polda Kaltara ingin menjadikan peringatan HUT Polantas ke-71 bukan hanya sebagai momentum ulang tahun, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.
Dari Tepian Sungai Kayan, pesan sederhana kembali disampaikan: keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan kepentingan bersama. Dengan budaya tertib dan saling menghargai, perjalanan setiap orang di jalan diharapkan menjadi lebih aman.













Leave a Reply
View Comments