Wakapolda Kaltara Pantau Langsung Rikkes Tahap I Seleksi Polri 2026, Tegaskan Prinsip BETAH

Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf meninjau langsung pelaksanaan Rikkes Tahap I seleksi penerimaan Polri 2026 di Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR – Wakapolda Kalimantan Utara, Brigjen Pol. Gol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., meninjau langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I dalam rangka Seleksi Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Tanjung Selor ini diikuti oleh para peserta seleksi dari jalur Taruna/i Akpol, Bintara, hingga Tamtama Polri. Kehadiran Wakapolda bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda menegaskan komitmen Polda Kalimantan Utara untuk menghadirkan proses rekrutmen yang adil dan profesional, sehingga dapat menjaring putra-putri terbaik daerah.

Kami ingin memastikan bahwa tidak ada celah bagi kecurangan. Semua berjalan secara adil dan jujur agar menghasilkan personel Polri yang berkualitas sejak tahap awal,” ujar Brigjen Pol. Yusuf di sela kegiatan.

Untuk menjamin integritas pelaksanaan seleksi, pengawasan dilakukan secara ketat oleh sejumlah unsur internal. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kaltara bertugas mengawasi kedisiplinan dan prosedur personel di lapangan. Sementara itu, Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) memastikan aspek akuntabilitas dan transparansi dalam proses verifikasi data serta hasil pemeriksaan.

Pada tahap Rikkes I ini, para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi pengukuran komposisi tubuh seperti tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan gigi dan mulut, tes buta warna dan ketajaman penglihatan, hingga pemeriksaan bedah untuk mendeteksi kelainan fisik. Tahapan ini ditutup dengan pendalaman medis guna mengonfirmasi hasil pemeriksaan secara menyeluruh.

Dengan pengawasan langsung dari pimpinan, diharapkan proses seleksi penerimaan Polri tahun ini dapat berjalan objektif dan transparan, sekaligus melahirkan calon anggota Polri yang memiliki kondisi fisik prima serta mentalitas kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Utara. (*)