TARAKAN – Seorang mahasiswa berinisial M.A.S. (20) menjadi korban dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) disertai penikaman di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.20 Wita.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, kasus tersebut telah ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/178/VII/2026/SPKT/Polres Tarakan/Polda Kalimantan Utara.
“Korban saat itu hendak pulang ke rumah. Di perjalanan, korban melihat sepasang laki-laki dan perempuan yang diduga mengalami mogok kendaraan. Korban kemudian berinisiatif membantu mendorong sepeda motor tersebut,” ujar IPTU Rusli, Kamis (23/7/2026).
Namun, di tengah upaya membantu tersebut, korban didatangi oleh orang tidak dikenal yang diduga melakukan aksi pencurian dengan kekerasan. Pelaku merampas satu unit iPhone 13 warna putih dan sebuah dompet berisi uang tunai sebesar Rp3.740.000.
Tak hanya merampas barang berharga milik korban (Begal), pelaku juga diduga melakukan penganiayaan dengan menikam korban menggunakan senjata tajam pada bagian perut sebelah kiri serta memukul kepala korban.
“Setelah kejadian itu, korban berhasil pulang ke rumah dalam kondisi terluka. Keluarga kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tarakan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp9.740.000, belum termasuk luka yang dideritanya akibat aksi kekerasan pelaku.
IPTU Rusli menegaskan, saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polisi telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, hingga memburu pelaku.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami terus mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan para saksi untuk mengungkap identitas pelaku serta mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polres Tarakan juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintas pada malam hari di kawasan yang minim penerangan. Warga yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan. (*)














Leave a Reply
View Comments