KATALIS 2026, Saat QRIS Bertemu Musik dan Kreativitas Anak Muda Kaltara

KATALIS 2026 Padukan Transformasi Digital dan Kreativitas Anak Muda

TARAKAN — Taman Berkampung, Kota Tarakan, berubah menjadi ruang pertemuan antara teknologi, musik dan kreativitas masyarakat, Sabtu (15/8/2026) malam.

Puncak Kaltara Digital QRIS (KATALIS) 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya menghadirkan kampanye transaksi digital. Panggung tersebut juga menjadi tempat anak-anak muda Kaltara menunjukkan kemampuan mereka.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara Agus Taufik mengatakan KATALIS sengaja dikemas dengan berbagai kegiatan agar pesan mengenai transformasi digital dapat diterima lebih dekat oleh masyarakat.

“Kami berharap KATALIS menjadi ruang, terutama bagi generasi muda, untuk terus mengembangkan kreasi dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Tarakan khususnya dan Kalimantan Utara pada umumnya,” ujar Agus.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah kompetisi live band performance. Sebanyak 24 grup band dari jenjang SMP, SMA hingga mahasiswa ikut ambil bagian.

Para peserta tampil menunjukkan kemampuan mereka di hadapan masyarakat yang memadati kawasan Taman Berkampung. Bagi Bank Indonesia, panggung tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

Agus menilai transformasi digital membutuhkan lebih dari sekadar teknologi. Masyarakat juga harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan aktivitas yang produktif.

“Yang kita harapkan adalah anak-anak muda terus mengembangkan kreasi dan inovasi yang memberikan manfaat,” katanya.

Di sisi lain, KATALIS 2026 juga memperkenalkan semakin luas manfaat QRIS Cross Border, terutama bagi Kalimantan Utara yang memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan.

Agus menjelaskan, QRIS Cross Border memungkinkan masyarakat Indonesia melakukan transaksi di Malaysia pada merchant yang telah mendukung layanan tersebut. Sebaliknya, masyarakat Malaysia juga dapat menggunakan layanan pembayaran digital untuk bertransaksi di Indonesia.

“Masyarakat di Indonesia dapat memanfaatkan QRIS untuk transaksi di Malaysia. Demikian pula masyarakat Malaysia dapat memanfaatkan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia, termasuk di wilayah Kalimantan Utara,” jelasnya.

Menurut Agus, kemudahan tersebut membuka peluang baru bagi aktivitas ekonomi lintas batas. Pergerakan masyarakat, wisatawan maupun pelaku UMKM dapat semakin terbantu dengan sistem pembayaran yang praktis.

Namun, ia berharap KATALIS tidak berhenti sebagai agenda seremonial.

“Mudah-mudahan acara ini memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Kaltara, masyarakat Tarakan dan memberikan inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.

Suasana puncak KATALIS semakin meriah dengan penampilan spesial Paul Partohap. Musik dan antusiasme penonton membuat pesan mengenai digitalisasi terasa hadir dalam suasana yang lebih santai dan dekat dengan generasi muda.

Di penghujung acara, Agus juga mengingatkan anak-anak muda agar kemajuan teknologi tetap dibarengi dengan semangat persatuan.

“Anak-anak muda, jaga persatuan, jaga kebersamaan,” pesannya.

KATALIS 2026 akhirnya menghadirkan wajah digitalisasi yang berbeda. Di satu sisi ada QRIS dan inovasi sistem pembayaran, di sisi lain ada musik, kreativitas dan anak-anak muda yang berani tampil.

Dari Taman Berkampung, Bank Indonesia Kaltara ingin menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya tentang teknologi pembayaran, tetapi juga tentang membuka peluang, memperkuat ekonomi dan memberi ruang bagi generasi muda untuk tumbuh. (*)