Sinergi PT Pelni dan PMI Nunukan Perkuat Layanan Kemanusiaan di Wilayah Perbatasan

PT Pelni Serahkan Bantuan TJSL kepada PMI Nunukan untuk Dukung Layanan Kemanusiaan

NUNUKAN – Sinergi antara PT Pelni Cabang Nunukan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan terus diperkuat melalui dukungan nyata dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana operasional senilai Rp19.560.000 yang diharapkan dapat menunjang pelayanan donor darah, kesiapsiagaan bencana, hingga berbagai aksi sosial kemanusiaan lainnya.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Cabang PT Pelni Nunukan, Sudjito, kepada Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husen, S.Sos. Sejumlah perlengkapan yang disalurkan meliputi totebag pelayanan donor darah, rompi lapangan PMI, manekin Resusitasi Jantung Paru (RJP) lengkap dengan Ambu Bag standar pelatihan, kursi lipat donor darah lapangan, serta tenda posko pelayanan berukuran 3 x 4 meter.

Kepala Cabang PT Pelni Nunukan, Sudjito, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kemanusiaan yang selama ini dijalankan PMI.

Menurutnya, PMI memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat, baik melalui pelayanan donor darah, penanganan bencana, maupun berbagai kegiatan sosial lainnya.

“PMI memegang peranan yang sangat vital dalam misi kemanusiaan. Untuk menjalankan tugas tersebut tentu dibutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” ujar Sudjito, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, Program TJSL PT Pelni tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas organisasi yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Sudjito berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kemampuan operasional PMI sekaligus memperluas jangkauan pelayanan, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis cukup besar.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para pengurus dan relawan PMI Nunukan yang selama ini bekerja tanpa pamrih. Semoga bantuan ini dapat memperkuat pelayanan kemanusiaan dan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” katanya.

Ia juga berpesan agar seluruh perlengkapan yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husen, menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Pelni yang dinilai sangat membantu kebutuhan operasional PMI.

Menurutnya, salah satu bantuan yang paling dibutuhkan saat ini adalah kursi donor darah karena sebagian besar fasilitas yang dimiliki PMI telah mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas penggunaan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama untuk pelayanan donor darah kepada masyarakat. Kursi donor memang menjadi kebutuhan yang selama ini kami prioritaskan karena kondisinya sudah banyak yang rusak,” ungkap Saddam.

Ia berharap kolaborasi antara PMI dan PT Pelni dapat terus berlanjut sebagai bentuk kemitraan dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Nunukan.

Selama ini, lanjutnya, hubungan kerja sama kedua pihak telah berjalan dengan baik, termasuk dalam mendukung mobilitas relawan serta pelaksanaan berbagai kegiatan sosial.

Di sisi lain, Saddam mengungkapkan masih terdapat sejumlah kebutuhan yang memerlukan dukungan berbagai pihak, seperti renovasi Gedung PMI Kabupaten Nunukan, pengadaan ambulans jenazah untuk wilayah Sebatik Barat, hingga peningkatan kapasitas personel PMI yang bertugas di kecamatan-kecamatan.

Menurutnya, keberadaan ambulans jenazah di wilayah perbatasan menjadi kebutuhan yang mendesak karena masyarakat masih mengalami keterbatasan sarana dalam pelayanan tersebut.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut bergotong royong mendukung PMI. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Nunukan akan semakin optimal dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah-wilayah terpencil,” tutupnya. (*)