TANJUNG SELOR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kalimantan Utara pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Darlene Khen Rosengold Simanjuntak berhasil meraih medali perak (silver) pada kategori solo anak usia 11–15 tahun, mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Utara di tingkat nasional.
Keberhasilan Darlene tidak diraih secara instan. Selama kurang lebih empat bulan, siswi berusia 11 tahun itu menjalani latihan intensif bersama pelatih Dalle Mangga. Penampilannya di atas panggung juga didukung permainan piano Meyske Ana Kowimbim yang mampu menghadirkan harmoni dan penghayatan musikal yang memukau para juri.
Di balik pencapaian tersebut, dukungan keluarga menjadi kekuatan utama bagi Darlene. Putri sulung pasangan Mikha Delano Simanjuntak dan Ripka Dian Megawati itu dikenal tekun menjalani setiap proses latihan meski harus membagi waktu dengan kegiatan belajar.
Ibu Darlene, Ripka Dian Megawati, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian putrinya. Menurutnya, medali perak merupakan buah dari kerja keras, doa, dan dukungan banyak pihak yang selama ini mendampingi Darlene.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sehingga Darlene dapat memberikan hasil terbaik untuk Kalimantan Utara. Medali ini adalah hasil dari latihan yang disiplin, doa keluarga, serta bimbingan pelatih yang luar biasa. Kami bangga karena di usianya yang masih muda, Darlene mampu menunjukkan semangat pantang menyerah dan membawa nama daerah di tingkat nasional,” ujar Ripka Dian Megawati, Senin (29/6/2026).
Ripka berharap prestasi yang diraih putrinya tidak membuat Darlene cepat berpuas diri. Ia ingin keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan agar mampu meraih hasil yang lebih tinggi pada ajang-ajang berikutnya.
“Kami berharap Darlene tetap rendah hati, terus belajar, dan tidak berhenti berlatih. Masih banyak kesempatan yang bisa diraih ke depan. Semoga suatu saat nanti Darlene bisa mempersembahkan medali emas untuk Kalimantan Utara,” harapnya.
Sementara itu, tim pelatih juga menjadikan capaian medali perak sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka menilai persaingan pada tingkat nasional semakin kompetitif sehingga diperlukan peningkatan kemampuan teknis, interpretasi lagu, dan mental tampil agar mampu bersaing memperebutkan medali emas pada penyelenggaraan berikutnya.
Prestasi Darlene menjadi bukti bahwa talenta muda Kalimantan Utara mampu bersaing di panggung nasional. Dengan dukungan keluarga, pelatih, gereja, dan pemerintah daerah, diharapkan semakin banyak generasi muda yang lahir membawa nama harum Kalimantan Utara melalui seni, budaya, dan pelayanan. (*)













Leave a Reply
View Comments