Komisi II DPRD Kaltara Dorong Penguatan Karantina di Wilayah Perbatasan

Komisi II DPRD Kaltara saat melakukan kunjungan kerja dan koordinasi bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kalimantan Utara di Tanjung Selor.

TARAKAN – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan melalui kunjungan kerja ke Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kalimantan Utara, Kamis (7/5/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Anggota Komisi II DPRD Kaltara, H. Rakhmat Sewa, SE, didampingi anggota komisi lainnya yakni Maslan dan Agus Salim. Kehadiran rombongan disambut langsung jajaran Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kaltara.

Dalam pertemuan itu, Komisi II menyoroti pentingnya penguatan pengawasan karantina di wilayah perbatasan yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan hayati daerah serta mendukung ketahanan pangan.

H. Rakhmat Sewa mengatakan, Kalimantan Utara sebagai daerah perbatasan memiliki tantangan tersendiri dalam mengawasi keluar masuknya komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan. Karena itu, pengawasan karantina dinilai harus semakin diperketat.

“Pengawasan karantina harus diperkuat agar potensi penyebaran hama dan penyakit dapat dicegah sejak dini. Ini penting untuk menjaga ketahanan pangan dan keamanan hayati daerah,” ujarnya.

Selain membahas pengawasan komoditas, pertemuan juga membicarakan sejumlah kendala yang masih dihadapi Balai Karantina, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, pengawasan di pintu-pintu perbatasan, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Komisi II DPRD Kaltara pun menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan fasilitas dan sistem pengawasan karantina agar pelayanan serta pengendalian komoditas dapat berjalan lebih optimal.

Melalui kunjungan kerja ini, DPRD berharap sinergi antara legislatif dan Balai Karantina semakin kuat dalam menjaga perlindungan sumber daya hayati sekaligus mendorong peningkatan ekonomi daerah melalui komoditas unggulan Kalimantan Utara.(*hms)