MAKASSAR – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 resmi digelar pada 25–27 Maret 2026 di Makassar. Kegiatan ini dibuka oleh Andi Amran Sulaiman dan dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, serta sembilan gubernur dari berbagai daerah di Indonesia.
PSBM merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) sebagai ajang mempererat silaturahmi saudagar Bugis-Makassar dari seluruh nusantara. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membangun kolaborasi ekonomi dan memperkuat jaringan bisnis lintas daerah.
Perwakilan dari Kalimantan Utara (Kaltara) turut hadir dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan ini dimanfaatkan tidak hanya untuk mempererat hubungan kekerabatan, tetapi juga untuk menggali dan mempromosikan potensi daerah.
Syamsuddin Arfah, yang juga merupakan anggota DPRD Kalimantan Utara, Wakil Ketua Komisi IV, serta Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Bugis Makassar (KKBM) Kaltara, menyampaikan bahwa PSBM menjadi momentum penting untuk membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
“Selain silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menggali potensi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah yang hadir,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).
Dengan mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, PSBM XXVI 2026 menitikberatkan pada penguatan jaringan bisnis, peningkatan investasi, serta sinergi ekonomi antar daerah. Forum ini juga menjadi wadah pertukaran gagasan strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di Sulawesi Selatan maupun daerah lainnya.
Bagi Kalimantan Utara, keikutsertaan dalam PSBM membuka peluang besar untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertambangan, perikanan, hingga peluang investasi di kawasan strategis. Selain itu, jaringan saudagar Bugis-Makassar yang kuat dinilai mampu menjadi jembatan dalam memperluas akses pasar dan investasi.
Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi sosial sebagai bagian dari semangat kebersamaan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Melalui partisipasi dalam PSBM XXVI Tahun 2026, Kalimantan Utara diharapkan mampu memperkuat posisinya dalam jaringan ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(*ma)














Leave a Reply
View Comments