Ramadan Penuh Berkah, Insan Pers Nunukan Berbagi Takjil untuk Warga

NUNUKAN – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan yang digelar insan pers di Kabupaten Nunukan pada bulan suci Ramadan. Mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan,” Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat, Ahad (08/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di depan Sekretariat PWI Nunukan yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kalimantan Utara. Sejumlah pengurus dan anggota organisasi pers tampak kompak turun langsung membagikan paket takjil kepada masyarakat sekitar sekretariat serta para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi ini melibatkan berbagai organisasi media di Nunukan, di antaranya PWI, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Kehadiran para wartawan di tengah masyarakat dengan membawa paket takjil disambut hangat oleh warga yang melintas di kawasan tersebut.

Ketua JMSI Kabupaten Nunukan, Devy Novelin­na, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat kebersamaan antar wartawan.

“Bulan Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba,” kata Devy.

Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan setiap Ramadan sebagai bentuk kontribusi insan pers kepada masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya hadir dalam menyampaikan informasi, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Semoga kegiatan kecil ini membawa berkah bagi kita semua,” tambahnya.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, para pengurus dan anggota PWI, JMSI, serta SMSI melanjutkan kebersamaan dengan buka puasa bersama di Sweetnes Café. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antar insan pers di Kabupaten Nunukan. (*)