Bulungan – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara, Yusuf, melakukan peninjauan langsung persiapan pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) psikologi penerimaan anggota Polri tahun 2026 di SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Kamis, 23 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan optimal, mulai dari kesiapan perangkat, sistem, hingga pengawasan pelaksanaan. Tes CAT psikologi dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 30 April 2026.
Dalam peninjauan itu, Wakapolda didampingi Kepala Biro SDM Polda Kaltara, Warsono, yang memastikan seluruh sarana pendukung telah siap digunakan peserta.
Wakapolda Kaltara, Yusuf, menegaskan bahwa proses rekrutmen Polri harus berjalan secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.
“Seleksi ini harus kita jaga bersama. Tidak boleh ada intervensi ataupun praktik yang mencederai prinsip keadilan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa penerapan sistem CAT menjadi salah satu upaya konkret dalam meminimalisir potensi kecurangan, karena hasil tes dapat diketahui secara cepat dan objektif.
Selain itu, Wakapolda mengingatkan seluruh panitia untuk menjunjung tinggi integritas selama pelaksanaan seleksi, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tetap terjaga.
Dengan pengawasan langsung dari pimpinan, Polda Kaltara berharap seluruh rangkaian seleksi penerimaan Polri tahun 2026 dapat berlangsung lancar dan menghasilkan calon anggota yang profesional, berintegritas, serta siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.














Leave a Reply
View Comments