Operasi SAR H3 di Sungai Sesayap Masih Nihil, Pencarian Dilanjutkan Besok

Operasi SAR H3, Korban Speed Habibi Masih Belum Ditemukan

TANA TIDUNG  – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal man overboard Speed Habibi rute Tarakan–Tana Tidung di Sungai Sesayap, Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Hingga memasuki hari ketiga operasi, hasil pencarian masih nihil.

Kepala Kantor SAR (Kansar) Tarakan, Syahril, melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana, menyampaikan bahwa operasi pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan dengan metode penyisiran visual di sekitar lokasi kejadian.

“Pada Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Dede dalam laporan resmi Operasi SAR H3.

Diketahui, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 16.35 WITA. Informasi awal diterima Kantor SAR Tarakan dari BPBD Kabupaten Tana Tidung pada pukul 18.40 WITA di hari yang sama.

Korban diketahui bernama Firman (25), seorang laki-laki yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Speed Habibi. Ia dilaporkan terjatuh ke sungai saat kapal dihantam arus deras di perairan Sungai Sesayap. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian.

Lokasi kejadian berada di koordinat 3°35’39.16″N 116°59’31.26″E dengan jarak sekitar 37,84 nautical mile dari Kantor SAR Tarakan, atau dapat ditempuh sekitar tiga jam perjalanan via laut.

Upaya pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor SAR Tarakan, BPBD Kabupaten Tana Tidung, Brimob Tana Tidung, Bhabinkamtibmas Polsek Sesayap, Polairud Polres Tana Tidung, serta dukungan keluarga dan masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, SAR Tarakan mengerahkan berbagai peralatan, antara lain satu unit Rescue Dimex, satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB), perlengkapan medis, serta alat komunikasi.

Meski kondisi cuaca dilaporkan cerah dan tidak terdapat hambatan berarti, pencarian hingga hari ketiga belum membuahkan hasil. Setelah pelaksanaan debriefing, operasi SAR sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu, 22 Maret 2026 pukul 06.00 WITA. (*ma)