Camat Tarakan Utara Evaluasi Kinerja Kelurahan, Dorong Penguatan Pelayanan Publik

Camat Tarakan Utara Sisca Maya Crenata memimpin evaluasi kinerja kelurahan untuk memperkuat koordinasi dan pelayanan publik.

TARAKAN – Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H., bersama pejabat struktural kecamatan, para lurah se-Kecamatan Tarakan Utara dan jajaran melaksanakan rapat evaluasi capaian kinerja dan kegiatan organisasi di tingkat kelurahan. Kegiatan tersebut merupakan pemantauan kinerja bulan Juli 2026 dan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Tarakan Utara, Selasa (11/8/2026).

Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan publik dan kegiatan organisasi di tingkat kelurahan berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), sekaligus menindaklanjuti arahan Wali Kota Tarakan terkait optimalisasi kinerja perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah catatan dan tindak lanjut disepakati. Salah satunya terkait kelengkapan laporan kinerja. Tiga lurah yang belum menyampaikan paparan secara tertulis diminta segera melengkapi laporan sebelum pelaksanaan pemantauan kinerja bulan Agustus yang dijadwalkan pada Selasa, 1 September 2026.

Camat Tarakan Utara juga menekankan agar setiap lurah terlebih dahulu melakukan pembahasan dan evaluasi di tingkat kelurahan sebelum hasilnya dipaparkan dalam evaluasi tingkat kecamatan.

“Evaluasi ini bukan hanya untuk melihat capaian, tetapi juga memastikan setiap permasalahan di kelurahan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Karena itu, sebelum dibawa ke tingkat kecamatan, kami minta masing-masing kelurahan melakukan evaluasi internal terlebih dahulu,” ujar Sisca.

Ia juga meminta pada pemantauan kinerja berikutnya, setiap lurah menghadirkan pejabat struktural di kelurahan untuk mendampingi penyampaian paparan. Langkah tersebut dinilai penting agar evaluasi dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan setiap pejabat memahami capaian maupun kendala di bidang masing-masing.

Selain itu, masing-masing kepala seksi di tingkat kecamatan akan melakukan monitoring secara rutin bersama kepala seksi di kelurahan setiap bulan. Monitoring tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.

“Monitoring harus dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika ada evaluasi. Dengan koordinasi antara kecamatan dan kelurahan yang berjalan setiap bulan, kita bisa lebih cepat mengetahui persoalan dan mencari solusi bersama,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 30 Tahun 2021. Kecamatan akan menjadikan hasil pemantauan sebagai bahan masukan untuk dibahas pada tingkat kecamatan, terutama dalam upaya menciptakan keseragaman formulir pelayanan publik serta menganalisis adanya ketidaksesuaian pelayanan dengan ketentuan peraturan terbaru.

Sejumlah tindak lanjut khusus juga ditetapkan. Kecamatan bersama Kelurahan Juata Laut diminta menyusun telaahan staf terkait kasus Sento dan persoalan Posyandu RT 20 Kelurahan Juata Laut.

Sementara itu, Lurah Juata Permai diminta menyusun telaahan staf terkait penambahan Dasawisma pada RT 01 dan RT 02 Kelurahan Juata Permai.

Sisca menegaskan, seluruh hasil evaluasi tersebut harus ditindaklanjuti secara terukur dan tidak berhenti pada penyampaian laporan.

“Yang terpenting adalah tindak lanjut. Setiap catatan dari hasil evaluasi harus memiliki kejelasan siapa yang menangani, apa langkah yang dilakukan dan bagaimana perkembangannya. Dengan begitu, evaluasi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap sinergi antara kecamatan dan kelurahan terus diperkuat sehingga pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah Tarakan Utara semakin efektif, tertib dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ini bagian dari upaya kita menjalankan arahan Wali Kota Tarakan agar seluruh perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan dapat bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik, sementara setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani melalui koordinasi yang kuat,” pungkas Sisca. (*)