Penumpang Pesawat di Kaltara Turun 34,92 Persen pada April 2026

Infografis BPS Kaltara
TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara mencatat sejumlah indikator transportasi di wilayah Kaltara mengalami penurunan pada April 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan paling signifikan terjadi pada jumlah penumpang pesawat yang berangkat dari bandara di Kalimantan Utara.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Mustaqim SST., SE., M.Si mengatakan, jumlah penumpang pesawat yang berangkat pada April 2026 turun sebesar 34,92 persen dibandingkan Maret 2026. Selain itu, jumlah penerbangan datang maupun berangkat juga mengalami penurunan.

“Pada April 2026, jumlah penumpang pesawat yang berangkat tercatat sebanyak 23,19 ribu orang atau turun 34,92 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara jumlah pesawat datang dan berangkat juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 18,52 persen dan 18,94 persen,” ujar Mustaqim dalam rilis resmi BPS Kaltara, Selasa (2/6/2026).

Selain transportasi udara, BPS juga mencatat perkembangan pada sektor angkutan laut dan speedboat di Kalimantan Utara. Jumlah penumpang angkutan laut yang datang mengalami kenaikan sebesar 76,46 persen, sedangkan penumpang berangkat turun 25,51 persen dibandingkan Maret 2026.

Di sektor barang, jumlah bongkar barang melalui angkutan laut mengalami kenaikan 34,67 persen, sementara jumlah muat barang turun 15,59 persen.

Untuk transportasi sungai dan penyeberangan (ASDP/speedboat), jumlah penumpang tercatat sebanyak 78,46 ribu orang atau turun 11,20 persen dibandingkan Maret 2026.

Menurut Mustaqim, dinamika transportasi di Kalimantan Utara dipengaruhi berbagai faktor, termasuk mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.

“Transportasi laut, sungai, dan penyeberangan masih menjadi urat nadi penting dalam mendukung konektivitas wilayah di Kalimantan Utara, terutama daerah yang belum sepenuhnya terjangkau jalur darat,” katanya. (*)