Keberhasilan ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Kaltara karena layanan operasi jantung kini dapat dilakukan di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke kota besar di luar provinsi.
Operasi terbaru yang dilaksanakan pada Sabtu (9/5/2026) menggunakan teknik off-pump coronary artery bypass (OPCAB), yakni prosedur bypass jantung tanpa menghentikan kerja jantung pasien selama operasi berlangsung.
Teknik tersebut dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi dan memerlukan ketelitian serta koordinasi kuat antar tenaga medis.
Pelaksanaan operasi dilakukan melalui program pengampuan bersama Himpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia dan RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Sejak layanan bedah jantung dibuka, RSUD dr. H. Jusuf SK telah menangani berbagai kasus, mulai operasi jantung bawaan pada anak hingga tindakan bypass jantung koroner atau coronary artery bypass graft (CABG).
Dari total 15 operasi yang dilakukan, sebanyak tiga merupakan operasi pediatrik bagi anak dengan kelainan jantung bawaan. Sementara 11 lainnya adalah operasi bypass jantung koroner, termasuk beberapa tindakan menggunakan metode off-pump.
Operasi ke-15 ditangani oleh tim dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular, yakni dr. Ivan Joalsen Mangara Tua, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), McPhleb, FIATCVS bersama dr. Muhammad Ali Shodiq, MSi.Med., Sp.B, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), FIATCVS.
Kolaborasi juga melibatkan dokter spesialis anestesi dan terapi intensif dari RSUP Dr. Kariadi serta tim dokter jantung RSUD dr. H. Jusuf SK dalam seluruh tahapan operasi hingga pemulihan pasien.
Perwakilan Himpunan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia (HBTKVI), Prof. Dr. Dr. Med. Paul L. Tahalele, Sp.BTKV, mengapresiasi perkembangan layanan jantung di Tarakan yang dinilai terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Menurutnya, kemampuan rumah sakit daerah melakukan operasi jantung secara rutin merupakan pencapaian besar dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.
“Semoga RSUD dr. H. Jusuf SK bisa lebih maju lagi dan membawa manfaat bagi masyarakat di Pulau Tarakan dan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Rustan Samsudin, M.M., mengatakan layanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) kini juga dapat ditanggung BPJS Kesehatan sesuai prosedur rujukan yang berlaku.
Ia menegaskan rumah sakit akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan penanganan medis yang cepat, tepat, dan profesional.
“Dengan pendekatan yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian, kami hadir untuk membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” katanya.(*hms)














Leave a Reply
View Comments