SOLO – Pendekatan musik kini semakin dikenal sebagai salah satu metode stimulasi yang efektif bagi anak berkebutuhan khusus. Melalui nada, ritme, dan interaksi emosional, musik dinilai mampu membantu perkembangan motorik, komunikasi, hingga kepercayaan diri anak.
Hal itu menjadi fokus dalam Talkshow Edukatif yang digelar Rhythm Therapy Indonesia bertema “Musik sebagai Stimulasi Anak Berkebutuhan Khusus: Membangun Harmoni Tumbuh Kembang Anak melalui Musik dan Kasih Sayang” di Atrium Ground Floor Neo Solo Grand Mall, Minggu (10/5).
Kegiatan tersebut dihadiri orang tua, guru, terapis, mahasiswa, komunitas parenting, hingga masyarakat umum yang ingin memahami lebih jauh manfaat musik bagi tumbuh kembang anak.
Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Surakarta, Venessa Winastesia, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang memberi ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkembang dan tampil percaya diri.
Menurutnya, kehadiran kegiatan inklusif seperti ini semakin memperkuat identitas Kota Solo sebagai kota ramah anak dan inklusi sosial.
“Pemerintah Kota Surakarta sangat mendukung kegiatan yang memberikan ruang tumbuh dan kesempatan berekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Alam Aminah dan Sekretaris Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus, Drs. Hasto Daryanto, M.Pd., menjelaskan bahwa musik dapat menjadi media pembelajaran yang efektif karena mampu menciptakan suasana positif bagi anak.
“Musik dapat membantu stimulasi emosi, konsentrasi, interaksi sosial, dan kemampuan motorik anak melalui pendekatan yang menyenangkan,” jelasnya.
Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan penampilan anak-anak Ekstrakurikuler Musik Sekolah Murid Merdeka Kotabarat serta Ujian Perform siswa Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) – Rhythm Therapy Indonesia.
Penampilan para siswa menjadi bukti bahwa proses belajar melalui musik dapat membantu anak lebih percaya diri dan berani tampil di ruang publik.
Direktur Utama PT Rhythm Therapy Indonesia sekaligus Branch Manager GRSB Solo, Djoko Santoso, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat bahwa musik memiliki manfaat besar dalam mendukung perkembangan anak.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga media terapi dan stimulasi yang efektif bagi anak berkebutuhan khusus,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Rhythm Therapy Indonesia berharap tumbuh kesadaran yang lebih luas mengenai pentingnya dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam membangun tumbuh kembang anak secara optimal dan inklusif di Kota Surakarta.(*)














Leave a Reply
View Comments