TARAKAN – Ketua Panitia KAHUTINDO Expo 2026, Saripudding Palungga, ST, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan May Day tahun ini dirancang tidak hanya sebagai peringatan Hari Buruh, tetapi juga sebagai ajang memperkuat solidaritas sekaligus hiburan bagi masyarakat luas.
“Kami ingin menghadirkan peringatan May Day yang lebih inklusif. Tidak hanya menyuarakan perjuangan buruh, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan hiburan untuk masyarakat,” ujarnya.
Dilaksanakan di Lapangan Bandara Juwata Tarakan, kegiatan yang digelar oleh FSP Kahutindo ini berlangsung sejak 30 April hingga 13 Mei 2026 di Tarakan, dengan berbagai agenda menarik mulai dari dialog interaktif, aksi teatrikal, hingga pertunjukan seni budaya.

Menurut Saripudding, konsep expo dipilih agar peringatan May Day lebih terasa meriah dan dapat menjangkau berbagai kalangan.
“Dengan konsep expo, masyarakat bisa ikut terlibat. Ada pentas seni, lomba, hingga hiburan setiap malam. Jadi ini bukan hanya untuk buruh, tapi untuk semua,” jelasnya.
Ia menyebutkan, salah satu agenda penting adalah apel May Day dan konvoi keliling kota yang menjadi simbol kekompakan dan persatuan para pekerja di Tarakan.
“Kita ingin menunjukkan bahwa buruh itu solid, punya semangat, dan juga berkontribusi bagi daerah,” katanya.
Selain itu, panitia juga menyisipkan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian.
“Tidak hanya hiburan, tapi juga ada nilai sosial yang ingin kita hadirkan di kegiatan ini,” tambahnya.
Saripudding berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif sekaligus menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Harapan kami, KAHUTINDO Expo bisa terus berlanjut dan menjadi ikon peringatan May Day di Tarakan yang lebih kreatif dan bermanfaat,” pungkasnya.(*)














Leave a Reply
View Comments