Tana Tidung – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua korban kecelakaan kapal long boat yang tenggelam di perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, pada Minggu (22/3/2026).
Kepala Kantor SAR (Kansar) Tarakan, Syahril melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana, menyampaikan bahwa operasi memasuki hari kedua (H2) dengan memperluas area pencarian.
“Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing pagi dan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan,” ujar Dede.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (21/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Long boat yang mengangkut tiga orang dilaporkan tenggelam akibat diterjang badai saat berada di perairan Tanah Merah.
Informasi awal diterima Kantor SAR Tarakan dari pihak keluarga korban pada pukul 16.30 WITA di hari yang sama. Salah satu korban, Mahmud (50), berhasil selamat dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polairud Polda Kalimantan Utara.
Sementara dua korban lainnya, yakni Sudirman (48) dan Olleng (49), hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR.
Pada hari kedua operasi, pencarian difokuskan di area perairan yang telah dipetakan dengan empat titik koordinat sebagai search area, guna mempersempit kemungkinan lokasi korban.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Tarakan, Polairud Polda Kaltara, Pos TNI AL Bunyu, UPP Bunyu, serta dukungan keluarga dan masyarakat setempat.
Peralatan yang digunakan dalam pencarian meliputi satu unit Rescue Dimex, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB), perlengkapan medis, serta alat komunikasi.
Dede Hariana menambahkan, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah dan tidak terdapat kendala berarti selama operasi berlangsung.
“Upaya pencarian terus kami maksimalkan agar kedua korban dapat segera ditemukan,” tutupnya. (*ma)














Leave a Reply
View Comments