TANJUNG SELOR – Suasana pagi di kawasan Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Ahad (1/11/2026), berubah menjadi lautan pelari. Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan depan Kantor Gubernur Kalimantan Utara untuk mengikuti Race Day Kaltara Begimpor ke-6 Tahun 2026.
Ajang olahraga tersebut kembali menunjukkan daya tariknya. Antusiasme peserta yang tinggi bahkan membuat kebutuhan penginapan di Tanjung Selor meningkat, seiring banyaknya pelari dari luar daerah yang datang untuk ambil bagian dalam perlombaan.
Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. secara langsung melepas para peserta. Ia mengaku bersyukur melihat semangat masyarakat dan para pencinta olahraga yang sejak pagi telah berkumpul untuk mengikuti Kaltara Begimpor.
“Kita bersyukur masih diberikan kesehatan sehingga bisa berkumpul sejak subuh untuk mengikuti Race Day Kaltara Begimpor ke-6 tahun 2026,” ujar Zainal.
Menurutnya, Kaltara Begimpor bukan sekadar ajang untuk mengejar catatan waktu dan menjadi yang tercepat. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempertemukan masyarakat dan pelari dari berbagai daerah dalam semangat olahraga dan kebersamaan.
Zainal mengatakan, Kaltara Begimpor pertama kali digelar pada 2021. Sejak saat itu, kegiatan tersebut terus berkembang dan jumlah pesertanya semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus dipertahankan dan menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan di Kalimantan Utara.
“Kegiatan ini kita mulai sejak 2021. Mudah-mudahan ke depan tetap dilanjutkan sehingga Kaltara Begimpor terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya.
Besarnya minat peserta tahun ini bahkan membuat kapasitas penginapan di Tanjung Selor ikut terdampak. Sejumlah pelari yang datang dari luar daerah mengalami kesulitan mendapatkan kamar hotel.
Gubernur pun menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta atas keterbatasan fasilitas akomodasi tersebut. Namun, ia menilai tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa Kaltara Begimpor memiliki daya tarik yang semakin besar.
“Kalau tidak dibatasi, mungkin pesertanya bisa mencapai 10.000 orang. Kami mohon maaf apabila masih ada peserta yang kesulitan mendapatkan kamar hotel. Terima kasih atas semangat dan antusiasme seluruh pelari dari berbagai daerah,” katanya.
Kemeriahan berlanjut hingga para peserta mencapai garis finis. Setelah menyelesaikan lintasan, perhatian peserta tertuju pada pengumuman hasil perlombaan dan penyerahan penghargaan kepada para pelari terbaik.
Gubernur Zainal bersama Hj. Rahmawati Zainal, S.H., selaku Ketua TP-PKK Kaltara sekaligus Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Kaltara, menyerahkan hadiah dan medali kepada para peserta yang mencatatkan waktu terbaik.
Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M. bersama sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara.
Dari garis start hingga finis, Kaltara Begimpor ke-6 menghadirkan lebih dari sekadar persaingan olahraga. Ribuan pelari yang datang dari berbagai daerah membawa semangat yang sama, menjadikan Tanjung Selor sebagai titik pertemuan pencinta lari dari berbagai penjuru Indonesia.
Kaltara Begimpor pun kembali membuktikan diri sebagai salah satu agenda olahraga yang semakin diperhitungkan dan berpotensi menjadi magnet bagi perkembangan sport tourism di Kalimantan Utara. (dkisp)
:::














Leave a Reply
View Comments