TARAKAN — Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RT 01 Belalung, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, berlangsung semarak. Warga dari berbagai kelompok usia berkumpul dalam kegiatan Gebyar Dolanan Nusantara (Galantara) Juata Permai.
Kegiatan yang digelar PT PRI bersama warga pada 29–30 Agustus 2026 tersebut menjadi pelaksanaan perdana Galantara di lingkungan Juata Permai. Mengusung konsep dolanan atau permainan tradisional, kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi.
Galantara terbuka bagi masyarakat Kelurahan Juata Permai, mulai dari anak-anak tingkat sekolah dasar, remaja, hingga orang dewasa. Sejumlah permainan tradisional diperlombakan dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.
Untuk kategori anak-anak, peserta kelas 1 hingga kelas 6 SD mengikuti lomba balap karung dan makan kerupuk yang dibagi dalam kategori putra dan putri.
Sementara peserta SMP dan SMA mengikuti lomba balap bakiak putra. Adapun kategori dewasa diisi dengan sejumlah permainan beregu yang menuntut kekompakan dan kerja sama antarpeserta.
Ibu-ibu turut ambil bagian melalui lomba pukul paku secara beregu. Sedangkan bapak-bapak mengikuti lomba memasukkan paku ke dalam botol yang juga dilakukan secara berkelompok.
Permainan yang sederhana tersebut justru menciptakan suasana penuh keceriaan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat membaur dalam semangat kompetisi yang tetap mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.
Ketua RT 01 Juata Permai, Dewi Yanti, mengapresiasi pelaksanaan Galantara. Ia mengaku senang melihat antusiasme warga yang ikut berpartisipasi.
“Senang sekali,” ujar Dewi.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk terus dikembangkan karena dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling bertemu dan membangun kedekatan.
Ia berharap Galantara maupun kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang sehingga hubungan antara PT PRI dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat silaturahmi antarwarga.
“Harapannya ke depan akan lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang bisa mempererat tali silaturahmi antar PRI dengan warga maupun antarwarga dengan warga,” katanya.

Supervisor Community Development PT PRI, Ari Ristanti, mengatakan Galantara merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang diharapkan mampu memperkuat interaksi sosial masyarakat.
Menurutnya, permainan tradisional memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Di dalamnya terdapat unsur kekompakan, kerja sama, sportivitas dan kebersamaan yang dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai kelompok usia.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Pelaksanaan perdana Galantara Juata Permai mendapat sambutan positif dari warga. Antusiasme peserta mengikuti berbagai perlombaan turut membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin hidup.
Bagi masyarakat Juata Permai, kemeriahan HUT ke-81 RI tidak hanya ditandai dengan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali permainan tradisional sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan.
Galantara pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perayaan kemerdekaan, tetapi dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang mempertemukan PT PRI dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat dan penuh kekeluargaan.














Leave a Reply
View Comments