BULUNGAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional di wilayah perbatasan. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Border Transnational Crime Liaison Officer (BTNCLO) yang melibatkan Tim Divhubinter Polri.
Wakapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Yusuf, S.I.K., M.Hum. menerima kunjungan Tim Divhubinter Polri yang dipimpin Kabagbatanas Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Kombes Pol Fibri Karpiananto, S.H., S.I.K., Selasa (1/9/2026).
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wakapolda Kaltara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai penanganan berbagai bentuk kejahatan transnasional yang berpotensi terjadi di kawasan perbatasan.
Dalam diskusi tersebut, koordinasi dan kolaborasi dengan kementerian maupun lembaga terkait menjadi salah satu perhatian. Penguatan komunikasi lintas instansi dinilai penting untuk menghadapi kejahatan yang melibatkan jaringan lintas negara.
Kegiatan BTNCLO juga menjadi bagian dari upaya memperkuat engagement antara kepolisian dengan instansi terkait, khususnya dalam pertukaran informasi dan koordinasi penanganan kejahatan transnasional di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Wakapolda Kaltara didampingi Dirpolairud, Dirresnarkoba serta Kombes Pol Ricky.
Wilayah Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menjadi salah satu kawasan yang membutuhkan penguatan koordinasi dalam menghadapi potensi kejahatan lintas negara.
Melalui kegiatan BTNCLO, komunikasi dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mendukung efektivitas penanganan kejahatan transnasional sekaligus menjaga keamanan wilayah perbatasan Indonesia.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap berbagai bentuk kejahatan lintas negara serta memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan Kaltara.














Leave a Reply
View Comments