Gerakan Kebugaran dan Cek Kesehatan Gratis Sasar Warga Respen Tubu

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Kebugaran Jasmani dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Jumat (28/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan sekaligus mendorong aktivitas fisik secara rutin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai program itu merupakan langkah positif untuk memastikan gerakan kesehatan dapat dirasakan hingga tingkat masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan yang positif dalam rangka memastikan bahwa gerakan kesehatan itu ada di setiap lapisan masyarakat,” ungkap Ernes.

Menurutnya, menjaga kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun tenaga kesehatan. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, kegiatan yang memadukan aktivitas fisik dengan pemeriksaan kesehatan dinilai penting. Masyarakat tidak hanya diajak bergerak dan berolahraga, tetapi juga diberikan kesempatan mengetahui kondisi kesehatan secara langsung.

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tersebut terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi, promosi kesehatan, serta pemberdayaan aktivitas fisik di lingkungan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.

Pemerintah Kabupaten Malinau menilai masyarakat yang sehat menjadi bagian penting dalam membangun daerah. Kondisi kesehatan yang baik akan mendukung masyarakat untuk tetap produktif dan menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal.

Melalui kegiatan seperti ini, gerakan hidup sehat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan masyarakat secara berkelanjutan.