Viral Emak-emak Gerebek Dugaan Lapak Narkoba di Labura, Polisi Temukan Delapan Bong dan Bongkar Lokasi

Polisi Temukan Delapan Bong di Lokasi Dugaan Sarang Narkoba, (IG @rantonibos)

LABUHANBATU UTARA – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang emak-emak mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar pada Kamis (25/6/2026), perempuan tersebut tampak merekam sebuah bangunan sederhana yang disebut warga sebagai lokasi aktivitas peredaran sabu. Aksinya menuai perhatian publik karena dilakukan seorang diri dengan menegur sejumlah pria yang berada di lokasi.

Perempuan itu mengaku telah lama merasa resah terhadap aktivitas yang diduga berlangsung di samping rumahnya. Dengan kamera telepon genggam, ia mendokumentasikan kondisi lokasi sembari menyuarakan keresahannya.

Video tersebut memperlihatkan beberapa pria berada di dalam gubuk yang diduga dijadikan tempat berkumpul. Saat perempuan itu mendatangi dan membuka bilik-bilik di lokasi, sejumlah orang tampak berlarian meninggalkan area tersebut.

Unggahan video itu kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan penanganan aparat terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Menanggapi video yang viral, jajaran Polsek Kualuh Hulu langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani mengatakan petugas telah mendatangi lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas transaksi maupun pelaku penyalahgunaan narkotika,” kata Citra Yani dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Meski demikian, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

“Petugas menemukan delapan buah alat hisap (bong) serta satu buah mancis yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa, aparat kemudian membongkar dan membakar bangunan yang diduga dijadikan lapak tersebut.

Polisi juga menegaskan akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian publik sekaligus menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat tinggal mereka. Aparat mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum. (*)