Aksi Korve dan Gerakan ASRI Jadi Langkah Nyata Kaltara Wujudkan Lingkungan Bersih

Gerakan ASRI oleh Gubenur Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengawali gerakan besar pelestarian lingkungan dengan menggelar aksi bersih massal (korve) sekaligus meluncurkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah), Selasa (7/4).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kaltara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, dan diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa Gerakan ASRI merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait pengelolaan sampah dan penataan lingkungan yang berkelanjutan.

“Ini adalah langkah awal untuk membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen, khususnya ASN, untuk menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup bersih, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Zainal juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan kerja bakti, dengan menjadikannya agenda rutin setiap pekan.

“Minimal satu kali dalam seminggu, kita lakukan kerja bakti bersama. Bahkan ke depan, bisa menjadi kebiasaan sebelum memulai aktivitas kerja,” katanya.

Gerakan ASRI sendiri menitikberatkan pada tiga hal utama, yakni menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui korve, menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mulai memilah sampah dari sumbernya serta mengurangi penggunaan plastik sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.

“Kaltara memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaganya agar tetap lestari,” tegasnya.

Melalui gerakan ini, diharapkan tercipta perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan indah, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Utara. (dkisp)