TANJUNG SELOR – Menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman menjadi perhatian Polda Kalimantan Utara (Kaltara). Upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi Kapolda Kaltara, Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., bersama pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kaltara, Kamis (22/10/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolda Kaltara dengan dihadiri Ketua FKUB Kaltara, Suriansyah, beserta jajaran pengurus. Silaturahmi ini menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Bumi Benuanta.
Turut hadir Wakil Ketua FKUB H. Zainuddin Al Amin dan Dr. Wiyono Adie, Bendahara Syarbani, Sekretaris H. Mardiman, serta anggota Allen Teddy, H. M. Saleh P. Khar, dan Hiang A Chanra.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya membangun toleransi, menjaga persatuan, serta mengantisipasi potensi konflik sosial yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Keberagaman suku, agama, dan latar belakang masyarakat merupakan bagian dari kehidupan di Kalimantan Utara yang perlu dijaga bersama. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, FKUB, serta berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk memelihara hubungan yang harmonis.
Sinergi tersebut juga diharapkan dapat mendorong kegiatan edukasi mengenai toleransi dan memperkuat pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan sosial yang berpotensi memengaruhi kerukunan antarumat beragama.
Kapolda Kaltara menegaskan komitmen Polda Kaltara untuk terus membangun sinergi dengan FKUB dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Ia berharap FKUB dapat terus menjalankan perannya sebagai mitra strategis dalam merawat toleransi, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menjaga keharmonisan masyarakat di Kalimantan Utara.
Kerja sama antara kepolisian dan FKUB diharapkan tidak hanya terjalin melalui pertemuan kelembagaan, tetapi juga diwujudkan dalam upaya bersama membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya saling menghormati perbedaan.
Dengan komunikasi yang berkelanjutan, berbagai potensi persoalan sosial diharapkan dapat diantisipasi melalui dialog dan pendekatan persuasif, sehingga kehidupan masyarakat tetap berjalan harmonis.
Kegiatan silaturahmi diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen Polda Kaltara bersama FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat persatuan di Bumi Benuanta.














Leave a Reply
View Comments