Pemkab Malinau Lepas Kontingen O2SN, Atlet Diminta Junjung Sportivitas dan Harumkan Daerah

Asisten III Setda Malinau Francis memberikan arahan saat pelepasan kontingen O2SN jenjang SD dan SMP yang akan berlaga di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau resmi melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan berlaga pada tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Pelepasan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Selasa (30/6/2026) pagi.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Francis, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang berhasil lolos sebagai wakil Kabupaten Malinau.

Menurutnya, para atlet merupakan pelajar terbaik yang telah menunjukkan kemampuan dan prestasi pada tingkat kabupaten sehingga layak membawa nama daerah ke tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Francis menjelaskan kontingen Kabupaten Malinau akan mengikuti empat cabang olahraga, yakni senam, bulu tangkis, renang, dan pencak silat.

Ia mengingatkan para atlet agar bertanding dengan penuh percaya diri, menjaga semangat juang, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama mengikuti kompetisi.

“Kalian membawa nama baik dan kehormatan Kabupaten Malinau. Tunjukkan kemampuan terbaik, bertandinglah dengan jujur, dan junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Selain mengejar prestasi, para atlet juga diminta menjaga kondisi kesehatan, disiplin, dan sikap selama berada di arena pertandingan maupun di tempat penginapan.

Menurut Francis, perilaku yang baik menjadi cerminan karakter atlet sekaligus membawa citra positif bagi Kabupaten Malinau di hadapan peserta dari daerah lain.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengiringi setiap usaha dengan doa. Semangat, kerja keras, disiplin, dan doa, katanya, merupakan modal utama untuk meraih hasil terbaik pada ajang O2SN tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Pemerintah Kabupaten Malinau berharap seluruh kontingen dapat tampil maksimal, mengukir prestasi membanggakan, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga.

Pelepasan kontingen tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga pelajar sebagai upaya mencetak atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. (*)