Annur FC Kunci Gelar Juara Bupati Cup 2026 Lewat Gol Tunggal Diakite

Diakite Antar Annur FC Raih Gelar Juara

NUNUKAN – Annur FC sukses mengukir sejarah dengan menjuarai Open Tournament Sepak Bola Bupati Cup 2026 setelah menaklukkan Kaliber FC 1-0 pada laga final di Stadion Sei Bilal, Sabtu (27/6/2026) malam.

Gol kemenangan dicetak Diakite pada menit ke-50, sekaligus memastikan trofi juara menjadi milik Annur FC. Ribuan suporter yang memadati stadion pun larut dalam euforia merayakan kemenangan tim kesayangannya.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang, namun rapatnya pertahanan membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Partai final dipimpin wasit nasional asal Tarakan, Matnur, yang tampil tegas dan disiplin dalam mengawal jalannya pertandingan. Sejumlah duel keras mampu dikendalikan dengan baik sehingga laga berlangsung aman, sportif, dan kompetitif hingga peluit panjang dibunyikan.

Memasuki babak kedua, Annur FC akhirnya memecah kebuntuan melalui aksi Diakite yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang Kaliber FC. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sekaligus mengunci kemenangan Annur FC.

Pada seremoni penutupan, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyerahkan langsung trofi juara kepada Annur FC didampingi Wakil Bupati Hermanus, Plt Sekda Raden Iwan Kurniawan, Forkopimda, serta disaksikan Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang.

Bupati juga mengumumkan penambahan hadiah sebesar Rp30 juta, sehingga total hadiah Bupati Cup 2026 meningkat menjadi Rp250 juta sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga.

Annur FC membawa pulang hadiah utama Rp100 juta, sementara Kaliber FC menerima Rp75 juta sebagai runner-up. Diakite dinobatkan sebagai Top Skor dengan torehan 18 gol, sedangkan penghargaan individu lainnya diraih Imran (Best Local Player), Olan (Best Player), Akbar (Best Goalkeeper), dan Internal FC sebagai peraih Fair Play Award.

Turnamen yang berlangsung selama dua pekan itu ditutup dengan kemeriahan ribuan suporter dan diharapkan menjadi momentum lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kabupaten Nunukan. (*)