BOYOLALI – Momentum libur panjang Kenaikan Isa Almasih diprediksi akan memicu lonjakan volume kendaraan di Ruas Tol Solo–Ngawi. Mengantisipasi peningkatan arus tersebut, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyiapkan sejumlah strategi pelayanan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar selama periode 14–17 Mei 2026.
PT JSN memprediksi arus kendaraan komuter akan mengalami peningkatan signifikan, terutama pada puncak lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada 16 Mei 2026. Pada tanggal tersebut, volume kendaraan keluar (exit) diprediksi mencapai 28.540 kendaraan, sementara kendaraan masuk (entrance) diperkirakan sebanyak 27.763 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran transaksi di gerbang tol maupun kenyamanan pengguna jalan selama libur panjang.
“Selain itu, kami juga memperkirakan adanya puncak lalu lintas komuter yang terjadi pada tanggal 16 Mei 2026,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran transaksi kendaraan, PT JSN menyiagakan Gardu OAB (Oblique Approach Booth) di sejumlah gerbang tol strategis di Ruas Tol Solo–Ngawi. Gardu tambahan tersebut akan dioperasikan sewaktu-waktu apabila terjadi kepadatan kendaraan.
Adapun titik gardu yang disiapkan meliputi:
- GT Ngemplak: 3 gardu exit dan 2 gardu entrance
- GT Karanganyar: 2 gardu exit dan 2 gardu entrance
- GT Sragen: 3 gardu exit dan 2 gardu entrance
Dengan penambahan gardu tersebut, antrean kendaraan di gerbang utama diharapkan dapat diminimalisasi sehingga arus lalu lintas tetap bergerak lancar.
Tak hanya fokus pada transaksi kendaraan, PT JSN juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung di rest area, terutama bagi pengguna kendaraan listrik. Saat ini tersedia 78 nozzle SPKLU yang tersebar di Rest Area KM 519, KM 538, serta KM 575 jalur A arah Surabaya dan jalur B arah Jakarta.
Secara keseluruhan, PT JSN memprediksi total kendaraan exit selama periode libur panjang mencapai 104.285 kendaraan atau rata-rata 26.071 kendaraan per hari. Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 persen dibanding kondisi normal dan naik 11 persen dibanding realisasi periode yang sama tahun 2025.
Sementara untuk kendaraan entrance, jumlahnya diperkirakan mencapai 100.599 kendaraan atau rata-rata 25.150 kendaraan per hari. Angka ini juga mengalami kenaikan sekitar 4 persen dibanding kondisi normal dan meningkat 10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
PT JSN mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian, memeriksa kecukupan saldo uang elektronik, serta mengisi bahan bakar sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan juga diminta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.(*ar)














Leave a Reply
View Comments