MALINAU – Semangat kebersamaan dan peran strategis generasi muda mengemuka dalam peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Sentral UMKM Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Sabtu (2/5).
Bupati Malinau Wempi W Mawa yang diwakili Wakil Bupati Jakaria menghadiri langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Jakaria menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah, yang berdiri sejak 1932, memiliki peran penting dalam membina dan menggerakkan potensi pemuda sebagai kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa.
Menurutnya, kader umat adalah generasi yang memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat serta menjadi pelopor amar ma’ruf nahi mungkar. Sementara kader bangsa dipersiapkan untuk mengambil peran dalam pembangunan dan kepemimpinan di berbagai sektor demi kemajuan Indonesia.
“Momentum milad ini harus dimaknai sebagai penguatan konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan peran Pemuda Muhammadiyah sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Jakaria.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Malinau untuk periode 2025–2029, seperti Wajib Belajar, Desa Sarjana, dan Milenial Mandiri. Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemberdayaan generasi muda di daerah.
“Kami berharap Pemuda Muhammadiyah dapat memanfaatkan program ini secara optimal. Pemuda harus menjadi bagian dari percepatan pembangunan daerah,” tegasnya.
Mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya”, peringatan milad ini turut diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, mulai dari lomba mewarnai anak, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga jalan sehat yang melibatkan masyarakat luas.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat di Kabupaten Malinau. (*pro)














Leave a Reply
View Comments