TARAKAN – Upaya menekan fluktuasi harga ikan di Kota Tarakan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya melalui peresmian Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Perikanan Tengkayu II, Minggu (3/5/2026).
Peresmian dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang.
Wahyuni menegaskan, kehadiran pasar ini bukan sekadar menyediakan tempat jual beli, tetapi menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga ikan di pasaran.
“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan ikan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga kualitas dan kebersihannya,” katanya.
Menurutnya, selama ini harga ikan di Tarakan masih cenderung tidak stabil karena dipengaruhi distribusi dan ketersediaan pasokan. Melalui pasar higienis yang dilengkapi sistem penataan yang lebih baik, rantai distribusi diharapkan menjadi lebih efisien.
Selain peresmian pasar, pemerintah juga menggelar pasar ikan murah sebagai langkah konkret menekan harga. Sejumlah komoditas dijual dengan selisih harga Rp5.000 hingga Rp10.000 lebih rendah dibandingkan pasar umum.
“Ini bukti bahwa intervensi pemerintah bisa langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga,” ujarnya.
Ia menambahkan, stabilitas harga tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga memberikan kepastian usaha bagi pedagang dan nelayan. Dengan demikian, aktivitas ekonomi di sektor perikanan dapat tumbuh lebih kuat.
Sementara itu, Kepala DKP Kaltara, Rukhi Syayahdin, menyebut pembangunan pasar ikan higienis ini dilakukan secara bertahap sejak 2021 melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Provinsi.
Fasilitas pasar dibangun dengan konsep higienis, dilengkapi meja stainless steel, sistem drainase yang baik, serta sarana pendukung lainnya untuk menjaga kualitas ikan dan kenyamanan transaksi.
“Pasar ini mampu menampung sekitar 20 pedagang dan diharapkan menjadi pusat distribusi ikan yang lebih tertata,” jelasnya.
Dengan keberadaan pasar ini, Pemprov Kaltara optimistis Tarakan dapat memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan perikanan di wilayah perbatasan, sekaligus menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*ma)














Leave a Reply
View Comments