TANJUNG SELOR – Upaya memperkuat konektivitas wilayah di Kalimantan Utara terus didorong melalui penguatan sektor transportasi. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Perhubungan se-Kaltara Tahun 2026 di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur, Kamis (30/4).
Mengusung tema “Konektivitas Tanpa Batas: Menyongsong Kaltara Terkoneksi Penuh, Tangguh, dan Berdaya Saing”, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan transportasi di daerah.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa sistem transportasi memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
“Transportasi harus dirancang terpadu—efektif, efisien, aman, dan saling terhubung—agar aktivitas masyarakat dan pergerakan barang berjalan lancar,” tegasnya.
Ia menambahkan, posisi Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan menjadikannya gerbang strategis Indonesia di kawasan utara. Karena itu, diperlukan perencanaan transportasi yang terarah dan berkelanjutan guna menjawab tantangan geografis dan kebutuhan pembangunan.
Rakornis ini juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan target kinerja, program prioritas, serta rencana kegiatan sektor perhubungan di seluruh kabupaten/kota.
Gubernur berharap hasil pertemuan tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan mampu diwujudkan dalam program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Yang terpenting, hasil Rakornis ini harus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, ia menyinggung peluang pengembangan moda transportasi baru di Kaltara, termasuk rencana kehadiran kereta api sebagai bagian dari penguatan konektivitas regional hingga lintas negara.
“Ke depan, kita berharap Kaltara memiliki jaringan kereta api untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, bahkan hingga ke negara tetangga,” tutupnya.(*)














Leave a Reply
View Comments