Wabup Malinau Tinjau Banjir di Malinau Seberang, Pastikan Penanganan Cepat

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., turun langsung meninjau kondisi banjir di Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kamis (19/3/2026).

MALINAU – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., turun langsung meninjau kondisi banjir yang melanda Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kamis (19/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.

Dalam keterangannya, Jakaria menyebutkan bahwa banjir yang terjadi merupakan banjir musiman akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu yang diperparah oleh pasang air laut. Kondisi ini menyebabkan air tertahan dan meluap hingga menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Malinau.

“Banjir ini sudah memasuki hari kedua dan air masih bertahan karena dipengaruhi pasang laut,” jelasnya saat meninjau lokasi terdampak.

Sejumlah wilayah yang terdampak banjir di antaranya Malinau Kota, Malinau Utara, Malinau Barat, Mentarang, hingga Malinau Selatan Hilir. Genangan air menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat, termasuk terhambatnya akses transportasi dan distribusi kebutuhan sehari-hari.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten I, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat, unsur kepolisian, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, hingga Dinas Sosial.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan akibat banjir.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar,” ujarnya.

Rombongan juga dijadwalkan melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Malinau Kota yang dilaporkan mengalami dampak cukup parah, terutama di sejumlah desa dan RT dengan akses yang terhambat.

Jakaria mengungkapkan bahwa dirinya mendapat instruksi langsung dari Bupati Malinau untuk segera mengambil langkah cepat dan tegas dalam penanganan banjir, meskipun kepala daerah dan sekretaris daerah saat ini sedang bertugas di luar daerah.

Selain penanganan darurat, Pemkab Malinau juga memfokuskan perhatian pada fasilitas umum, khususnya sekolah-sekolah yang terdampak banjir. Hal ini dilakukan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal setelah masa libur.

“Kami juga menginstruksikan OPD untuk melakukan inovasi dalam pembangunan ke depan, seperti meninggikan bangunan atau memindahkan ke lokasi yang lebih aman dari banjir,” tegasnya.

Menurutnya, langkah antisipasi tersebut penting agar kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak lagi merendam permukiman warga maupun fasilitas umum.

Pemkab Malinau juga terus memantau perkembangan banjir dan mengantisipasi kemungkinan kondisi air masih bertahan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat terdampak. (*)