TARAKAN – Menyikapi laporan masyarakat terkait keterlambatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah, Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara bergerak cepat melakukan monitoring dan evaluasi (monev). Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, S.STP., M.H, turun langsung meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Juata Kerikil, Selasa (10/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Camat Tarakan Utara didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Binti Rofi’ah, S.Sos serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Akhmad Suja’i, S.H., M.H. Turut hadir pula perwakilan Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Tarakan selaku Sekretariat MBG Kota Tarakan, Koordinator Wilayah MBG, Lurah Juata Kerikil beserta jajaran, serta tim Trantibum Linmas Satpol-PP Kecamatan Tarakan Utara.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses produksi hingga distribusi makanan bergizi yang setiap hari disalurkan kepada para penerima manfaat di wilayah Tarakan Utara.
Camat Tarakan Utara, Sisca Maya Crenata, menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berkewajiban memastikan program yang menyasar peningkatan gizi masyarakat tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan proses produksi dan distribusi makanan bergizi berjalan sesuai standar, baik dari sisi kebersihan, kualitas makanan, maupun ketepatan waktu penyalurannya kepada para penerima manfaat,” kata Sisca.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek sejumlah fasilitas operasional di SPPG Juata Kerikil, mulai dari ruang pendingin (cold storage), ruang penyiapan bahan makanan, ruang produksi, hingga ruang pengemasan makanan.
Sebagai bagian dari prosedur kebersihan, seluruh rombongan yang memasuki area pengolahan makanan diwajibkan menggunakan penutup kepala dan masker untuk menjaga standar higienitas dapur produksi.
Dari hasil pemantauan, fasilitas pengolahan makanan di SPPG Juata Kerikil dinilai berada dalam kondisi bersih dan memenuhi standar kebersihan dalam proses produksi makanan bergizi.
Berdasarkan data operasional, SPPG Juata Kerikil setiap hari memproduksi sekitar 2.735 porsi makanan bergizi yang didistribusikan kepada penerima manfaat yang terdiri dari siswa TK, SD, SMP, dan SMA, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui layanan posyandu.
Sisca menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan program MBG di Kecamatan Tarakan Utara dapat berjalan lebih optimal.
“Program ini sangat penting karena menyangkut pemenuhan gizi generasi muda dan kelompok rentan. Karena itu kami akan terus memantau agar distribusinya berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Melalui monitoring ini, Pemerintah Kecamatan Tarakan Utara berharap pelaksanaan program MBG semakin tertata dengan baik serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat. (*)














Leave a Reply
View Comments