KKBM Kaltara Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Dorong Peran Paguyuban dalam Pembangunan

Pengurus KKBM Kaltara Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

TARAKAN – Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Provinsi Kalimantan Utara periode 2026-2031 resmi dilantik. Pelantikan tersebut turut menandai terbentuknya kepengurusan baru DPC KKBM Kota Tarakan.

Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (29/8/2026), dan dihadiri jajaran DPRD Provinsi Kalimantan Utara, kepala daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pilar, serta organisasi kemasyarakatan.

Dari DPRD Kaltara, hadir Wakil Ketua II H. Muddain, S.T., bersama Anggota DPRD Kaltara Dr. H. Syamsuddin Arfah, M.Si., H. Muhammad Nasir, S.Pi., MM., Alimuddin, S.T., dan Jufri Budiman, S.Pd.

Pelantikan pengurus DPW KKBM Kaltara dipimpin langsung Ketua Umum DPP KKBM Pusat H. Ince A. Rifai, S.H., M.H.

Dalam kepengurusan periode 2026-2031, H. Najamuddin, S.E. atau H. Lontong dipercaya sebagai Ketua DPW KKBM Kaltara, dengan Dr. H. Syamsuddin Arfah, M.Si. sebagai Sekretaris.

Pada kesempatan yang sama, DPW KKBM Kaltara juga melantik pengurus DPC KKBM Kota Tarakan yang dipimpin H. Rahman.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan organisasi masyarakat dalam pelantikan tersebut menunjukkan pentingnya peran paguyuban dalam membangun hubungan sosial di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang beragam.

Keberadaan KKBM di Kaltara diharapkan tidak hanya menjadi wadah mempererat hubungan kekeluargaan warga keturunan Makassar, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat.

Jajaran DPRD Kaltara menilai organisasi kemasyarakatan dan paguyuban memiliki ruang yang strategis untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, penguatan solidaritas, serta keterlibatan dalam berbagai program kemasyarakatan.

Kehadiran Gubernur Kaltara, Bupati Nunukan, Bupati Bulungan, Anggota DPRD Kota Tarakan, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pilar, dan organisasi kemasyarakatan turut memperkuat semangat kolaborasi tersebut.

Dengan kepengurusan baru, KKBM Kaltara diharapkan mampu menjalankan organisasi secara inklusif dan membangun sinergi dengan pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat.

Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan Kaltara agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.