Pembangunan BLK Kemenaker di Kaltara Segera Dimulai, Siapkan Tenaga Kerja Berkompetensi

Dukungan DPR RI untuk Peningkatan SDM Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kementerian Ketenagakerjaan RI di Kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor semakin dekat terealisasi. Setelah seluruh proses legalitas lahan diselesaikan, pembangunan fasilitas pelatihan kerja tersebut segera memasuki tahap tender.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Utara, khususnya dalam menghadapi kebutuhan tenaga kerja dari berbagai sektor industri yang terus berkembang.

Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., turut mendorong percepatan pembangunan BLK tersebut. Ia menilai fasilitas pelatihan kerja sangat penting agar masyarakat lokal memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kita ingin tenaga kerja lokal memiliki kesempatan yang lebih besar. Karena itu, persiapan keterampilan harus dilakukan sejak awal melalui pelatihan yang sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, H. Asnawi, S.Sos., M.Si., mengatakan kesiapan pembangunan BLK telah mencapai tahap penting setelah lahan resmi diserahkan kepada Kemenaker RI.

“Lahan sudah diserahkan secara legal melalui proses balik nama sertifikat dari aset Pemprov Kaltara,” kata Asnawi.

Ia menjelaskan, pembangunan BLK merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Pemprov Kaltara menyiapkan lahan, sementara Kemenaker RI akan membiayai pembangunan fisik serta penyediaan fasilitas pelatihan.

Dukungan Anggota DPR RI Dapil Kaltara Hj. Rahmawati juga menjadi bagian penting dalam memperjuangkan percepatan program tersebut di tingkat pusat.

Saat ini, Kemenaker RI tengah menyelesaikan penyusunan rencana pembangunan dan anggaran biaya. Dokumen pendukung seperti desain, perencanaan lingkungan, dan kebutuhan teknis lainnya telah disiapkan.

Apabila anggaran telah tersedia, proses tender terbuka ditargetkan berlangsung pada awal Juli 2026. Pembangunan fisik diperkirakan mulai berjalan pada Agustus 2026 setelah proses tender selesai.

BLK Kemenaker tersebut akan dibangun di kawasan strategis KBM Tanjung Selor yang menjadi jalur penghubung menuju sejumlah pusat pertumbuhan ekonomi, termasuk kawasan industri Tanah Kuning-Mangkupadi.

Dengan hadirnya BLK ini, pemerintah berharap masyarakat Kaltara mampu meningkatkan keterampilan, memiliki daya saing, dan siap mengisi peluang kerja yang muncul seiring berkembangnya investasi di daerah.

“Ini peluang besar untuk masyarakat Kaltara. Mari kita dukung bersama agar pembangunan ini dapat berjalan dengan baik,” pungkas Asnawi. (dkisp)