Kapolda Kaltara Tekankan Disiplin dan Integritas kepada Siswa SPN Malinau

Kapolda Kaltara Berikan Arahan dan Motivasi kepada Siswa SPN Polda Kaltara di Kabupaten Malinau.

MALINAU – Pembentukan karakter dan integritas menjadi perhatian Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., saat mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltara di Kabupaten Malinau, Selasa (27/10/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolda memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa agar memanfaatkan masa pendidikan untuk memperdalam ilmu kepolisian sekaligus membentuk karakter sebagai calon anggota Polri yang profesional dan humanis.

Kedatangan Kapolda bersama rombongan disambut Kepala SPN Polda Kaltara beserta jajaran tenaga pendidik atau gadik dan seluruh siswa. Turut mendampingi Kapolda, Irwasda, Dirintelkam, Dirreskrimsus, Dirlantas, Kabid Propam, serta Kabid Dokkes Polda Kaltara.

Di hadapan para siswa, Kapolda menegaskan bahwa pendidikan di SPN merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan personel Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental yang kuat, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan harus diimbangi dengan keimanan, ketakwaan, serta kepatuhan terhadap aturan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting ketika para siswa nantinya terjun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Manfaatkan masa pendidikan ini dengan sebaik-baiknya, serap ilmu sebanyak-banyaknya, jaga kedisiplinan, dan tingkatkan keimanan serta ketakwaan. Saya juga menitipkan para siswa kepada seluruh tenaga pendidik agar mendidik dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan keteladanan sehingga terbentuk anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan bahwa menjadi anggota Polri bukan sekadar menguasai prosedur dan keterampilan kepolisian. Setiap personel harus memiliki integritas, menjunjung tinggi etika, serta memahami tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Sikap humanis, lanjutnya, perlu ditanamkan sejak masa pendidikan agar para calon anggota Polri mampu menjalankan tugas dengan mengedepankan penghormatan terhadap hukum dan kepentingan masyarakat.

Tenaga Pendidik Diminta Berikan Keteladanan

Selain memberikan motivasi kepada siswa, Kapolda turut menekankan peran penting tenaga pendidik dalam membentuk karakter calon anggota Polri. Para gadik diharapkan menjalankan tugas pembinaan secara optimal, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun perilaku.

Keteladanan tenaga pendidik dinilai menjadi bagian penting dalam menanamkan budaya disiplin, tanggung jawab, semangat pengabdian, serta nilai-nilai luhur kepolisian kepada para siswa.

Pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu membentuk calon personel yang tidak hanya siap menghadapi tantangan tugas, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab dan mengedepankan pendekatan yang humanis.

Melalui kunjungan tersebut, Kapolda berharap seluruh siswa SPN Polda Kaltara mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik institusi, serta mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas kepolisian dengan penuh tanggung jawab.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Kaltara terhadap proses pendidikan dan pembentukan calon anggota Polri. Para siswa diharapkan tumbuh menjadi insan Bhayangkara yang menjunjung tinggi hukum, berintegritas, serta siap memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.