BPS: Penumpang Laut Anjlok 51 Persen pada Mei 2026

Info statistik BPS Kaltara

TANJUNG SELOR – Pergerakan penumpang menggunakan transportasi laut di Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami penurunan tajam pada Mei 2026. Jumlah penumpang yang datang tercatat merosot hingga 51,07 persen dibandingkan April 2026.

Kondisi berbeda terlihat pada jumlah penumpang yang berangkat melalui angkutan laut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi peningkatan sebesar 3,92 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Mustaqim, SST., SE., M.Si., mengatakan perkembangan sektor transportasi menjadi salah satu indikator penting dalam melihat mobilitas masyarakat dan aktivitas distribusi barang di daerah.

“Pada Mei 2026, penumpang angkutan laut yang datang mengalami penurunan sebesar 51,07 persen dibandingkan April 2026. Sementara penumpang berangkat meningkat 3,92 persen,” kata Mustaqim, berdasarkan data BPS Kaltara yang dirilis 1 Juli 2026.

Tak hanya penumpang, aktivitas bongkar muat barang melalui jalur laut juga menunjukkan pergerakan yang berbeda. Jumlah barang yang dimuat mengalami penurunan 14,97 persen, sedangkan barang yang dibongkar meningkat 13,90 persen.

Penumpang Pesawat Turun 24,84 Persen

Penurunan mobilitas juga terjadi pada angkutan udara. Jumlah pesawat yang datang pada Mei 2026 turun 2,80 persen, sementara pesawat yang berangkat berkurang 3,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Untuk penumpang angkutan udara yang datang mengalami penurunan 24,84 persen. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat justru meningkat sebesar 3,83 persen,” jelas Mustaqim.

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan pola pergerakan penumpang antara arus kedatangan dan keberangkatan di Kaltara sepanjang Mei 2026.

Penumpang Speedboat Ikut Menurun

Sementara itu, transportasi speedboat yang menjadi salah satu moda utama masyarakat Kaltara juga mencatat penurunan jumlah penumpang.

BPS Kaltara mencatat jumlah penumpang angkutan speedboat pada Mei 2026 turun 6,94 persen dibandingkan April 2026.

Mustaqim menegaskan, data perkembangan transportasi tersebut memberikan gambaran mengenai dinamika pergerakan masyarakat serta aktivitas angkutan barang di Kalimantan Utara.

Perubahan jumlah penumpang dan aktivitas bongkar muat dari bulan ke bulan dapat menjadi bahan evaluasi dalam melihat perkembangan konektivitas dan mobilitas di wilayah Kaltara.

BPS Provinsi Kalimantan Utara merilis perkembangan transportasi tersebut pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari penyajian data statistik resmi kepada pemerintah dan masyarakat. (*)