SURAKARTA – Festival Tas Nusantara (Festara) III resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani di halaman Balaikota Surakarta, Jumat (19/6/2026). Ajang tersebut menjadi wadah bagi para pengrajin dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kreatif sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Astrid menyampaikan bahwa perkembangan industri kreatif, khususnya kerajinan tas, memiliki peluang besar dalam menciptakan lapangan usaha baru. Menurutnya, Festara bukan sekadar pameran produk, tetapi juga menjadi ruang bertukar ide, memperluas jaringan, dan meningkatkan kualitas produk lokal.
“Produk tas yang dihasilkan para pengrajin memiliki potensi besar untuk berkembang. Kreativitas dan inovasi menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang semakin luas,” ujar Astrid.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pembinaan dan promosi. Dukungan tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas akses pasar.
Astrid juga menyoroti kreativitas pengrajin yang mulai mengembangkan produk berbasis ramah lingkungan. Menurutnya, penggunaan bahan daur ulang menunjukkan bahwa produk kerajinan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.
“Ketika bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai bisa diolah menjadi produk fesyen yang menarik, itu menunjukkan adanya kreativitas dan inovasi yang luar biasa dari para pelaku usaha,” katanya.
Festara III menghadirkan berbagai produk tas dari sejumlah daerah di Indonesia. Mulai dari tas berbahan kain khas daerah, kulit, anyaman, hingga produk berbahan limbah yang dikembangkan menjadi karya modern.
Selain pameran, festival ini juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung seperti peragaan busana, edukasi pengolahan bahan kreatif, serta diskusi pengembangan usaha bagi pelaku UMKM.
Astrid berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi pengrajin tas untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing.
“Harapannya, dari kegiatan ini semakin banyak pelaku usaha kreatif yang tumbuh, membuka peluang kerja, dan membawa produk Indonesia semakin dikenal,” pungkasnya. (*)














Leave a Reply
View Comments