TARAKAN – Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Utara, Norhayati Andris, optimistis Kontingen Pesparawi Kaltara mampu menorehkan prestasi pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Optimisme tersebut disampaikannya usai pelepasan kontingen oleh Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di ruang pertemuan Hotel Royal Tarakan, Kamis (18/6).
Menurut Norhayati, persiapan kontingen kali ini jauh lebih matang karena pelaksanaan Pesparawi yang semula dijadwalkan pada 2025 mengalami pergeseran hingga tahun 2026. Kondisi tersebut memberikan tambahan waktu bagi peserta untuk berlatih dan mematangkan kemampuan.
“Dengan pergeseran pelaksanaan ke tahun 2026, justru menambah kekuatan kami karena memiliki waktu latihan satu tahun lebih panjang. Kami berharap hasilnya juga lebih maksimal,” ujar Norhayati.
Ia menjelaskan, seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang digelar di Malinau pada 2025. Karena itu, kontingen yang berangkat merupakan peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat.
“Yang berangkat ini bukan dipilih begitu saja, tetapi merupakan hasil seleksi tingkat provinsi yang kami laksanakan di Malinau. Mereka adalah yang terbaik dari kategori masing-masing,” katanya.
Pada Pesparawi Nasional tahun ini, Kaltara mengirimkan peserta pada sejumlah kategori, yakni solo anak, solo dewasa, musik pop gerejawi asal Malinau, serta paduan suara anak dari Kabupaten Nunukan.
Norhayati menargetkan kontingen Kaltara mampu membawa pulang sedikitnya tiga medali. Target tersebut meningkat dibanding capaian sebelumnya yang berhasil meraih satu medali.
“Sebelumnya kita mendapatkan satu medali. Tahun ini target kami tiga. Mudah-mudahan dengan persiapan yang lebih matang hasilnya juga meningkat,” ungkapnya.
Ia mengaku percaya seluruh peserta memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional. Namun demikian, faktor kesehatan dan konsentrasi tetap menjadi perhatian utama agar para peserta dapat tampil maksimal saat perlombaan berlangsung.
“Kami percaya anak-anak bisa tampil baik. Yang penting mereka menjaga kesehatan, tetap fokus, dan memberikan penampilan terbaik saat di atas panggung,” ujarnya.
Norhayati juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Utara untuk memberikan doa dan dukungan kepada kontingen yang akan membawa nama daerah di ajang nasional tersebut.
“Kami mohon doa masyarakat Kalimantan Utara agar kontingen Pesparawi bisa membawa nama baik daerah dan memperoleh hasil yang membanggakan,” katanya.
Kontingen Pesparawi Kaltara yang berjumlah 102 orang terdiri dari peserta, ofisial, pendamping, serta pengurus LPPD Kaltara. Mereka dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan hingga 28 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Keberangkatan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera oleh Gubernur Kaltara kepada Ketua LPPD Kaltara sebagai simbol pelepasan resmi menuju Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. (*)














Leave a Reply
View Comments