Bupati Wempi Pastikan Program Desa Sarjana Berjalan Optimal, Temui Mahasiswa Malinau di Jakarta

Bupati Malinau Wempi W. Mawa berdialog dengan mahasiswa penerima Program Desa Sarjana asal Kabupaten Malinau di Jakarta, Rabu (18/6/2026) malam. (prokompim)

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Desa Sarjana. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., saat melakukan monitoring terhadap mahasiswa asal Malinau yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta, Rabu (17/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Pusat itu menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk memastikan program pendidikan yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat maksimal bagi para penerima beasiswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM Kabupaten Malinau.

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Wempi berdialog langsung dengan para mahasiswa untuk mendengar perkembangan studi, aspirasi, hingga harapan mereka terhadap pembangunan daerah di masa mendatang.

Menurut Wempi, Program Desa Sarjana merupakan investasi jangka panjang yang disiapkan pemerintah daerah guna mencetak generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Pendidikan adalah modal utama dalam membangun daerah. Karena itu, kesempatan yang diberikan melalui program ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu dan pengalaman,” kata Wempi.

Ia menegaskan bahwa kualitas SDM menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Dengan SDM yang unggul, berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan dan keterbatasan pembangunan, dapat diatasi secara bertahap.

Selain fokus pada pendidikan akademik, Bupati juga mengingatkan mahasiswa agar aktif membangun relasi dan memperluas jaringan selama berada di perantauan. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan menjalin komunikasi yang baik akan menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja.

“Persaingan ke depan semakin ketat. Karena itu, jangan hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga bangun jaringan, tingkatkan kemampuan, dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada,” pesannya.

Di akhir pertemuan, Bupati Wempi berharap seluruh mahasiswa Program Desa Sarjana dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu, kembali ke Malinau, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai bidang keahlian masing-masing.

Melalui program tersebut, Pemkab Malinau optimistis akan lahir generasi penerus yang mampu membawa daerah semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (*pro)