KPwBI Kaltara Ajak Masyarakat Ramaikan Road to KASHAFA 2026 di Tarakan

TARAKAN – Festival ekonomi syariah terbesar dan terkeren di Kalimantan Utara kembali digelar. Opening Ceremony Road to Kaltara Sharia Festival (KASHAFA) 2026 akan berlangsung di Foodcourt Gita Jalatama, Kota Tarakan, pada 1 Maret 2026 mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to KASHAFA 2026 yang akan berlangsung selama 1–15 Maret 2026 di lokasi yang sama, menghadirkan berbagai agenda edukatif dan hiburan bernuansa Ramadan.

Kepala KPwBI Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik, mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menyaksikan dari media sosial, tetapi hadir langsung dan merasakan atmosfer festival ekonomi syariah tersebut.

“Road to KASHAFA 2026 kami hadirkan sebagai momentum untuk memperkuat literasi dan inklusi ekonomi syariah di Kalimantan Utara, khususnya di bulan suci Ramadan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang, belajar, sekaligus mendukung produk UMKM halal lokal,” ujarnya.

Menurutnya, festival ini bukan hanya sekadar ajang bazar, tetapi juga wadah kolaborasi antara pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, serta masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ekonomi dan keuangan syariah, termasuk ZISWAF dan sistem jaminan halal. Harapannya, ekonomi syariah semakin menjadi pilihan utama dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dikutip dari laman IG @bank_indonesia_kaltara, dalam rangkaian Road to KASHAFA 2026, pengunjung akan disuguhkan beragam kegiatan menarik, antara lain bazar UMKM halal, edukasi ekonomi syariah, edukasi dan layanan ZISWAF, edukasi sistem jaminan halal, hingga berbagai lomba keagamaan. Selain itu, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik bagi pengunjung.

Festival ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan ekosistem halal di Kalimantan Utara, serta menjadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dan produktif bagi masyarakat Kota Tarakan dan sekitarnya. (*)