NasDem Nunukan Bidik Enam Kursi DPRD dan Pimpinan Dewan pada 2029

Ketua DPD Partai NasDem Nunukan Hj. Asmawati Hafid menyampaikan strategi penguatan jaringan partai menuju Pemilu 2029.

TARAKAN – Partai NasDem Kabupaten Nunukan memasang target lebih tinggi pada Pemilu 2029. Setelah berhasil meningkatkan perolehan kursi dari satu menjadi empat pada Pemilu 2024, NasDem kini membidik enam kursi DPRD Kabupaten Nunukan sekaligus menargetkan posisi pimpinan DPRD periode 2029–2034.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Nunukan, Hj. Asmawati Hafid, mengatakan target tersebut menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat struktur dan basis politik hingga Pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Asmawati dalam konsolidasi Partai NasDem se-Kalimantan Utara di Hotel Tarakan Plaza, Jumat (28/8/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Hermawi Fransiskus Taslim, Ketua DPW Partai NasDem Kaltara Supa’ad Hadianto, serta jajaran kader dan pengurus NasDem se-Kaltara.

Asmawati mengatakan capaian empat kursi pada Pemilu 2024 menjadi modal penting bagi NasDem Nunukan. Namun, capaian tersebut tidak ingin dijadikan alasan untuk berpuas diri.

“Pada tahun 2019 NasDem memperoleh satu kursi DPRD Kabupaten. Tahun 2024, kita berhasil meningkatkan menjadi empat kursi,” kata Asmawati.

Empat kursi tersebut, lanjutnya, juga memiliki sebaran yang merata karena masing-masing diperoleh dari empat daerah pemilihan.

“Dapil 1 satu kursi, Dapil 2 satu kursi, Dapil 3 satu kursi, dan Dapil 4 satu kursi,” ujarnya.

Menurut Asmawati, capaian tersebut justru harus menjadi pemicu bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras menghadapi Pemilu 2029.

“Kalau kita mampu bergerak dengan baik, tidak ada alasan bagi kita untuk takut meningkatkan perolehan dari empat menjadi enam kursi,” tegasnya.

Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Target enam kursi bukan sekadar untuk menambah jumlah keterwakilan. NasDem Nunukan juga membidik posisi pimpinan DPRD Kabupaten Nunukan untuk periode 2029–2034.

“Target kami pada Pemilu 2029 adalah enam kursi DPRD Kabupaten. Dengan enam kursi tersebut, kita menargetkan kursi pimpinan DPRD Kabupaten pada periode 2029–2034,” kata Asmawati.

Ia menegaskan target tersebut harus diterjemahkan ke dalam kerja organisasi dan politik yang konkret, bukan sebatas slogan.

Karena itu, NasDem Nunukan akan memperkuat struktur hingga tingkat desa dan kelurahan. Sebanyak 21 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang telah terbentuk di seluruh kecamatan diminta menjadi mesin konsolidasi partai.

“21 DPC harus bergerak menjadi mesin konsolidasi. Struktur yang ada harus kita hidupkan, dan sisanya harus terus kita kejar,” ujarnya.

Struktur Baru 35 Persen

Asmawati mengungkapkan, pembentukan struktur di tingkat desa dan kelurahan saat ini baru mencapai sekitar 35 persen. Namun, angka tersebut tidak ingin dijadikan batas pencapaian.

Menurutnya, struktur partai harus benar-benar hidup dan hadir di tengah masyarakat, bukan hanya tercatat dalam administrasi organisasi.

“Struktur bukan sekadar nama yang tercantum dalam administrasi. Struktur harus bergerak, struktur harus hidup, dan struktur harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” katanya.

Selain memperkuat struktur, NasDem Nunukan juga akan memperluas jaringan dan basis sosial serta meningkatkan kemampuan komunikasi kader.

Asmawati menilai loyalitas terhadap perjuangan partai menjadi salah satu modal penting dalam mencapai target enam kursi.

Ia meminta seluruh kader mulai memperkuat DPC, memperluas basis dan menyiapkan kader terbaik untuk menghadapi Pemilu 2029.

“Dari satu menjadi empat sudah kita buktikan. Dari empat menuju enam akan kita perjuangkan,” tegasnya.

Menurut Asmawati, perjalanan menuju target tersebut tidak akan mudah. Namun, ia memastikan jajaran NasDem Nunukan tidak akan bekerja setengah-setengah.

“Kami tidak mungkin bisa menjanjikan bahwa jalannya akan mudah. Tetapi kami menjanjikan satu hal: kami tidak akan setengah-setengah dalam berjuang,” pungkasnya. (*)