NasDem Kaltara Mulai Cari “Calon Bayangan” untuk Pemilu 2029

Rismanto menegaskan pentingnya penguatan struktur DPRt sebagai mesin politik NasDem menghadapi Pemilu 2029.

TARAKAN – Partai NasDem Kalimantan Utara mulai menyiapkan kandidat potensial untuk menghadapi Pemilu 2029. Penjaringan bahkan dilakukan sejak jauh hari, menyusul mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem kepada jajaran pengurus di daerah.

Ditemui usai pelaksanaan Konsolidasi, Bendahara DPW Partai NasDem Kaltara sekaligus anggota DPRD Kaltara dari Daerah Pemilihan Nunukan, Rismanto, mengatakan persiapan kandidat menjadi bagian dari strategi partai menjaga perolehan suara dan kursi pada Pemilu 2029.

Menurutnya, DPP telah meminta jajaran NasDem di Kaltara mulai mencari kandidat yang dapat dipersiapkan sebagai calon legislatif potensial.

“Kita juga diberikan mandat oleh DPP untuk segera mencari calon bayangan,” kata Rismanto usai konsolidasi Partai NasDem se-Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Jumat (28/8/2026) malam.

Ia menjelaskan, penjaringan dilakukan lebih awal karena partai perlu melihat kekuatan dan potensi masing-masing kandidat sebelum menentukan calon yang akan diusung.

Bagi Rismanto, proses tersebut juga penting untuk memastikan NasDem memiliki calon yang mampu menjaga bahkan menambah perolehan suara partai pada Pemilu 2029.

Target Pertahankan Kursi Nunukan

Sebagai anggota DPRD Kaltara dari Dapil Nunukan, Rismanto mengatakan dirinya bersama jajaran partai akan berupaya mempertahankan kursi yang saat ini dimiliki NasDem.

Ia tidak mematok target berlebihan dan menyebut mempertahankan minimal satu kursi menjadi sasaran awal NasDem di Dapil Nunukan.

“Mudah-mudahan kita tetap berusaha maksimal, minimal mempertahankan satu kursi,” ujarnya.

Namun, Rismanto menyadari persaingan pada Pemilu 2029 akan sangat dinamis. Karena itu, NasDem tidak hanya bergantung pada figur yang sudah ada, tetapi mulai menyiapkan alternatif kandidat sejak sekarang.

Menurutnya, siapa yang nantinya akan maju tetap akan melihat perkembangan peta politik dan kesiapan calon.

“Kita lihat ke depannya seperti apa, dari tingkat calonnya siapa,” katanya.

Struktur Jadi Modal Utama

Selain penjaringan kandidat, NasDem Kaltara juga tengah mengejar penguatan struktur organisasi hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).

Rismanto mengatakan penguatan struktur hingga tingkat paling bawah merupakan salah satu arahan DPP. Bahkan, DPP akan membentuk tim yang diturunkan ke lapangan untuk memantau proses pembentukan DPRt.

Menurutnya, struktur akar rumput akan menjadi salah satu kunci dalam menjaga suara partai.

“Pesan dan titipan dari DPP yang saya tangkap adalah kunci kemenangan itu ada di DPRt,” tegasnya.

Ia menyebut pembentukan DPRt di Kaltara saat ini belum merata. Di Tarakan, misalnya, pembentukannya disebut telah mencapai sekitar 60 persen, sedangkan Bulungan masih sekitar 30 persen.

Secara umum, pembentukan struktur hingga tingkat bawah masih berada di kisaran 30 persen. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi DPW dan DPD NasDem Kaltara untuk dituntaskan.

“Rata-rata berkisar di angka 30-an persen sampai tingkat RT. Inilah yang menjadi tantangan kami di DPW dan teman-teman pengurus di DPD tingkat kabupaten,” jelasnya.

NasDem menargetkan pembentukan struktur tersebut dapat dituntaskan hingga akhir 2026.

Rismanto menilai kombinasi antara struktur partai yang kuat dan kesiapan kandidat akan menjadi modal penting menghadapi Pemilu 2029.

Karena itu, NasDem Kaltara mulai mengerjakan dua pekerjaan sekaligus: membangun mesin organisasi dari tingkat akar rumput dan menyiapkan figur yang akan bertarung memperebutkan suara masyarakat.

Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, NasDem berharap perolehan kursi yang ada dapat dipertahankan sekaligus membuka peluang menambah keterwakilan di lembaga legislatif pada Pemilu 2029. (*)