NUNUKAN – Ada-ada saja ulah Affan (12), bocah warga Jalan Angkasa Gang Mandor Bedu 5, Nunukan, yang harus mendatangi Mako Pemadam Kebakaran untuk meminta pertolongan setelah jari telunjuknya tersangkut di lubang gayung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/05/2026) pagi sekitar pukul 08.50 Wita saat Affan sedang mandi di rumahnya.
Menurut orang tuanya, Affan mandi seperti biasa, namun setelah ditunggu cukup lama tak kunjung keluar dari kamar mandi. Karena khawatir terjadi sesuatu, orang tuanya kemudian menggedor pintu kamar mandi.
Saat pintu dibuka, orang tua Affan mendapati jari telunjuk anaknya tersangkut di lubang gayung berwarna biru.
Affan mengaku awalnya hanya iseng memasukkan jari telunjuknya ke lubang gayung tersebut. Namun saat hendak dilepaskan, jarinya justru tersangkut dan tidak bisa dikeluarkan.
Berbagai upaya dilakukan keluarga untuk melepaskan jari Affan, mulai dari memutar gayung secara perlahan hingga menarik jari korban secara hati-hati, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Akhirnya, orang tua Affan memutuskan membawa anaknya ke Mako Pemadam Kebakaran Nunukan guna meminta bantuan petugas rescue.
Komandan Pleton Rescue Damkar Nunukan, Muhammad Aminuddin, mengatakan Affan bersama kedua orang tuanya langsung diarahkan menuju ruang rescue di lantai dua mako utama damkar.
Petugas rescue kemudian menyiapkan peralatan evakuasi untuk membantu melepaskan jari yang tersangkut.
“Dengan menggunakan gerinda mini dan dilakukan sangat hati-hati, jari telunjuk yang tersangkut di lubang gayung tersebut berhasil dilepaskan,” ujar Aminuddin.
Ia menambahkan proses evakuasi berjalan lancar dan berlangsung sekitar 15 menit hingga jari Affan berhasil dilepaskan dalam kondisi selamat.(*)
https://www.facebook.com/DISDAMKARNUNUKAN














Leave a Reply
View Comments