Kaltara Percepat Pengembangan Kawasan Pesisir, KKP RI Beri Dukungan

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang bersama Wakil Menteri KKP RI saat membahas penguatan sektor kelautan dan perikanan Kaltara di Jakarta.

JAKARTA – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Hal itu terlihat dalam audiensi Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Didit Herdiawan di Kantor KKP RI, Jakarta, Kamis (7/5).

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis guna mempercepat pembangunan kawasan pesisir dan meningkatkan produktivitas sektor perikanan di wilayah perbatasan.

Dalam audiensi itu, Gubernur Zainal mengusulkan pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih di sejumlah daerah pesisir Kaltara. Program tersebut direncanakan hadir di Tanah Merah Kabupaten Tana Tidung, Tana Kuning Kabupaten Bulungan, serta Basamba Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, program itu diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat nelayan sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur kawasan pesisir.

Selain pengembangan kampung nelayan, Pemprov Kaltara juga mendorong budidaya lobster berkelanjutan melalui dukungan penyediaan benih dan sistem produksi pakan mandiri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas laut unggulan daerah.

Usulan bantuan sarana alat apung bagi petani rumput laut serta pengembangan budidaya air tawar juga turut menjadi perhatian dalam pembahasan bersama KKP RI.

Tak hanya berfokus pada peningkatan produksi, Pemprov Kaltara turut menekankan pentingnya konservasi mangrove dan pengembangan tambak ramah lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Pemerintah pusat memberikan respons yang sangat baik terhadap usulan yang kami sampaikan, termasuk dukungan penguatan sektor perikanan di Kaltara,” kata Zainal.

Ia menambahkan, KKP RI juga berencana memberikan bantuan kapal guna menunjang aktivitas nelayan di Kaltara agar hasil tangkapan dan distribusi perikanan semakin optimal.

Dalam pertemuan tersebut, peluang ekspor langsung hasil laut dari Kaltara ke luar negeri turut dibahas sebagai langkah membuka akses pasar internasional bagi komoditas perikanan daerah.

Pemprov Kaltara berharap sinergi bersama KKP RI dapat mempercepat realisasi berbagai program strategis sehingga sektor kelautan dan perikanan mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat pesisir di Bumi Benuanta. (*dkisp)