TARAKAN – Halaman Islamic Center Tarakan berubah jadi pusat keramaian saat puncak Kalimantan Utara Sharia Festival (KaShaFa) 2026 digelar, Minggu (26/4). Dari bazaar UMKM hingga fashion show, semua menyatu dalam satu semangat: ekonomi syariah yang makin kuat di Kaltara.
Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, hadir langsung dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival yang dinilai sukses menggerakkan ekonomi rakyat.
“KaShaFa ini bukan hanya event, tapi ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan dikenal lebih luas. Ini energi baru bagi ekonomi Kaltara,” ujarnya.
Yang paling mencuri perhatian adalah ramainya bazaar produk halal. Stan-stan UMKM dipadati pengunjung, produk lokal laris, dan pelaku usaha terlihat antusias melayani pembeli. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa ekonomi syariah punya pasar yang kuat.
Ingkong menegaskan, penguatan ekonomi syariah akan terus didorong melalui berbagai langkah konkret, seperti percepatan sertifikasi halal, pengembangan rantai nilai halal, hingga peningkatan literasi keuangan syariah.
Di tengah capaian pertumbuhan ekonomi Kaltara yang mencapai 5,49 persen (year on year), ia menekankan pentingnya memastikan pertumbuhan tersebut inklusif dan dirasakan semua lapisan masyarakat.
“Ekonomi syariah harus jadi solusi agar kesejahteraan bisa dirasakan lebih merata,” tegasnya.
Selain bazaar, lomba fashion show KaShaFa juga tak kalah menarik perhatian. Penampilan peserta yang memadukan kreativitas dan nilai islami menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah oleh Wagub, didampingi Kepala KPw BI Kaltara Hasiando G. Manik dan Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud. Setelah itu, Wagub menyempatkan diri berkeliling, menyapa dan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM.
KaShaFa 2026 tak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga membawa harapan besar: UMKM halal Kaltara siap naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas. (dkisp)














Leave a Reply
View Comments