Perumda Tirta Taka Serahkan Dividen Rp2,64 Miliar, PAD Nunukan Menguat

Perumda Tirta Taka Setor Dividen Rp2,64 Miliar kepada Pemkab Nunukan, Jumat 27/03/2026).

NUNUKAN  — Pemerintah Kabupaten Nunukan secara resmi menerima penyerahan dividen dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan sebesar Rp2.641.215.962, sebagai bentuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penyerahan berlangsung di Kantor Bupati Nunukan, Jumat (27/03/2026).

Dividen diserahkan langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Taka Nunukan, Arpiansyah, yang dilantik oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri untuk periode 2025–2030, kepada Bupati Nunukan. Turut hadir Wakil Bupati Hermanus, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Nunukan Raden Iwan Kurniawan, Wakil Ketua DPRD Nunukan Arfiah, para asisten Pemkab, Kepala Bagian Ekonomi, serta jajaran Perumda Tirta Taka.

Arpiansyah mengatakan bahwa capaian dividen tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. “Capaian ini kurang lebih Rp2,6 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ini hal yang wajar. Saat pendapatan naik dan biaya terkendali, laba perusahaan juga meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya laba Perumda Tirta Taka sekitar Rp2,8 miliar. Tahun ini, laba operasional sekitar Rp2 miliar ditambah pendapatan lain, sehingga total laba mencapai sekitar Rp4,9 miliar. Perbedaan ini disebabkan kondisi tahun 2024 yang sempat terdampak musim kemarau, sehingga pendapatan menurun, sementara tahun 2025 penggunaan pelanggan kembali normal.

Berdasarkan data yang disampaikan Kabag Ekonomi, dividen yang diserahkan tahun 2024 sebesar Rp958.579.811,41, sedangkan untuk tahun buku 2025 meningkat tajam menjadi Rp2.641.215.962. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan pendapatan perusahaan yang didukung ketersediaan air baku lebih memadai sepanjang 2025.

Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, Perumda Tirta Taka terus menunjukkan pertumbuhan. Pada tahun buku 2021, laba tercatat Rp560 juta yang diserahkan pada 2022. Tahun buku 2022 laba meningkat menjadi Rp910 juta yang diserahkan pada 2023. Tahun 2023 laba sebesar Rp1,026 miliar diserahkan pada 2024, lalu tahun 2024 menurun menjadi Rp958 juta yang diserahkan pada 2025. Namun pada 2025, laba melonjak signifikan menjadi Rp2,64 miliar.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menekankan bahwa capaian ini harus terus dijaga, tidak hanya dari sisi keuangan tetapi juga dari kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Harapan kami sederhana, masyarakat Nunukan bisa merasakan pelayanan air bersih yang semakin baik, mudah diakses, dan merata. Keberhasilan ini harus kembali untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Perumda Tirta Taka terus melakukan inovasi dan perbaikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam penyediaan air bersih yang layak dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.(*)