Binrohtal Polda Kaltara Ditekankan Jadi Pondasi Disiplin dan Integritas Personel

Personel beragama Islam melaksanakan kegiatan di Masjid Nur Aryyaguna

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) menegaskan pentingnya pembinaan rohani dan mental sebagai fondasi utama dalam menjaga disiplin dan integritas personel. Hal ini tercermin dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang kembali digelar secara rutin, Kamis (26/03/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di lingkungan Mapolda Kaltara, dengan pembagian lokasi ibadah sesuai agama masing-masing. Personel beragama Islam mengikuti kegiatan di Masjid Nur Aryyaguna, sementara personel beragama Kristen melaksanakan ibadah di Gereja Oikumene Hosana.

Wakapolda Kaltara, Irjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., hadir langsung dalam kegiatan di Gereja Oikumene Hosana dan memberikan khotbah kepada para personel. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pembinaan spiritual bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter anggota Polri yang berintegritas.

Ia mengingatkan bahwa setiap personel dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat agar terhindar dari pelanggaran.

“Keikhlasan dan rasa syukur harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas. Tanpa itu, anggota akan mudah tergelincir pada tindakan yang mencederai institusi,” tegasnya.

Menurutnya, tugas kepolisian yang penuh tantangan hanya dapat dijalankan dengan baik apabila dibarengi dengan kekuatan mental dan spiritual yang kokoh. Oleh karena itu, kegiatan Binrohtal harus dimaknai sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban formal.

Melalui kegiatan ini, Polda Kaltara menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat. (*)