TARAKAN – Semangat Ramadhan menjadi momentum strategis dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat. Hal itu ditandai dengan digelarnya Kick Off Road to Kalimantan Utara Sharia Festival (KaShaFa) 2026, Minggu (1/3/2026), hasil kolaborasi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara, Baznas Kota Tarakan dan Pemerintah Kota Tarakan.
Mengangkat tema “Berkah Ramadhan sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat”, kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian menuju puncak KaShaFa pada April mendatang. Sebanyak 42 UMKM unggulan Kota Tarakan ambil bagian dalam bazar halal dengan menghadirkan produk halal food, modest fashion syariah hingga kriya lokal. Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan QRIS.
Wali Kota Tarakan, Khairul, menyampaikan bahwa Ramadhan memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Peningkatan konsumsi selama bulan suci, menurutnya, harus menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk.
“Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat UMKM lokal agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih tinggi,” katanya.
Khairul menegaskan, Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen mendukung pengembangan produk UMKM halal melalui berbagai program, mulai dari pendampingan usaha, fasilitasi sertifikasi halal, hingga akses pembiayaan dan pemasaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
Ia juga mengapresiasi penerapan transaksi digital QRIS dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis teknologi. Digitalisasi pembayaran dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperluas inklusi keuangan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota turut menyampaikan terima kasih atas berbagai program yang terus mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui KaShaFa 2026, diharapkan literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat semakin meningkat. Selain itu, semakin banyak UMKM Tarakan yang tersertifikasi halal dan mampu menembus pasar regional maupun nasional.(*)














Leave a Reply
View Comments