Restuardy Daud Meminta Kepala Daerah Secara Aktif Memantau Perkembangan Harga

TARAKAN – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud meminta  kepala daerah terhadap komoditas tertentu yang mengalami kenaikan harga.

Hal ini disampaikanya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 bersama kepala daerah se Indonesia,  pada Senin, 9 September 2024.

Rakor juga diikuti Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., bersama dinas terkain di lingugan pemrintah Kota Tarakan.

 Rakor yang digelar pada minggu kedua bulan September ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud. Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan inflasi nasional dan daerah serta strategi pengendalian harga komoditas.

Restuardy Daud  menerangkan, berdasarkan data, secara nasional tingkat inflasi bulan ke bulan mengalami deflasi sebesar -0,03 persen. Sementara itu, tingkat inflasi bulan ke bulan di Kota Tarakan pada bulan Agustus tercatat sebesar 0,31 persen.

Restuardy Daud pada kesempatan ini meminta kepala daerah terhadap komoditas tertentu yang mengalami kenaikan harga. Ia juga mengingatkan agar para kepala daerah secara aktif memantau perkembangan harga, khususnya bahan pangan.

“Pada minggu pertama bulan September, beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan harga, di antaranya minyak goreng, bawang merah, dan daging ayam ras. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam upaya menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di daerah,” tuturnya. (*)